Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Semarang Ajak Nonton Wayang
Ajakan Hendi untuk menonton wayang demi memperingati Hari Lahir Pancasila. (Instagram-@hendrarprihadi)

Hari Lahir Pancasila diperingati Pemkot Semarang dengan menyelenggarakan pergelaran wayang kulit.

Solopos.com, SEMARANGWali Kota Hendrar Prihadi mengajak warga Kota Semarang menonton pergelaran wayang kulit demi memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni setiap tahunnya. Ajakan wali kota yang akrab disapa Hendi itu disampaikan melalui akun Instagramnya, @hendrarprihadi, Rabu (31/5/2017).

"Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017 – monggo besok sareng2 kumpul di Lapangan Pancasila Semarang, berpartisipasi dalam Pagelaran Wayang Kulit," tulis sang wali kota. Hendi menambahkan pergelaran wayang kulit itu akan menampilkan lakon Sirnaning Angkara Murka yang dimulai dari pukul 21.00 hingga pukul 03.00 WIB.

Selain itu, agenda peringatan Hari Lahir Pancasila, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang itu juga dilanjut kegiatan makan sahur bersama. Dari poster yang diunggah Hendi ke Instagram, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga hadir dalam acara tersebut.

Namun netizen justru bertanya-tanya mengenai dalang yang akan tampil dalam pertunjukan wayang di Lapangan Pancasila, Simpang Lima itu. Pasalnya, Hendi juga tak memaparkan mengenai dalang yang akan memainkan wayang di acara tersebut. Pertanyaan mengenai dalang yang akan tampil pun ramai dilayangkan netizen dalam kolom komentar. "@hendrarprihadi dalangenipun sinten? [Dalangnya siapa pak?]," tanya pengguna akun Instagram @catur_bp.

"Dalangnya siapa pak? @hendrarprihadi," tanya pengguna akun Instagram @nungky_widayat.

Meski banyak yang bertanya mengenai dalang yang akan tampil dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Semarang itu, sang wali kota belum memberikan jawaban. Meski demikian, tak sedikit netizen yang mengungkapkan rasa ketertarikan mereka untuk menghadiri salah satu agenda di Kota Semarang tersebut. Menurut mereka, lakon wayang yang akan ditampilkan sangat pas. Mereka berharap angkara murka benar-benar hilang dari Kota Semarang seperti lakon wayang yang akan ditampilkan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom