Hari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Di Hari Keluarga Nasional, Tokopedia mengajak para orang tua untuk bisa menerapkan pola asuh yang tepat untuk anak.

 Ilustrasi parenting. (Tokopedia)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi parenting. (Tokopedia)

Solopos.com, SOLO — Dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional yang jatuh setiap 29 Juni, Tokopedia menggelar virtual media workshop, Selasa (28/6/2022).

Dalam acara yang mengangkat tema Manfaatkan Libur Sekolah untuk Tingkatkan Kemampuan Sosialisasi dan Melepas Kejenuhan Anak, Tokopedia menggandeng Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S Psi, M Si, Psi.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Di acara itu, dibagikan lima kiat meningkatkan kemampuan sosialisasi anak serta ide untuk melepas kejenuhan anak selama libur sekolah.

Menurut Anna, orang tua sebaiknya tidak terlalu pelit jika anak meminta bermain gadget. “Pemanfaatan teknologi secara tepat justru bisa meningkatkan kemampuan sosialisasi anak dan keterampilan lainnya,” ungkap dia.

Teknologi yang ada di gadget, lanjut Anna, bisa dimanfaatkan anak untuk saling berbagi atau mengirim camilan ke teman sebaya atau melakukan workshop kerajinan tangan secara virtual, tentu dengan pendampingan orang tua.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memang merekomendasikan batas waktu penggunaan gadget berdasarkan usia anak. Misalnya untuk anak usia 2-6 tahun, penggunaan gadget dibatasi satu jam sehari dan harus didampingi orang tua.

Anak juga diajak menerapkan skema 20:20:20, yaitu 20 menit melihat layar gadget, lalu istirahatkan mata anak dengan menjauhkan gadget sekitar 20 kaki selama 20 detik.

Selain hanya membeberkan soal gadget, Anna juga membagikan sejumlah kiat pengasuhan anak. Orang tua disarankan untuk mampu membuat skenario konflik dan mengajak anak bermain peran agar buah hati mampu memecahkan masalah sosial.

Orang tua juga harus bisa menciptakan suasana tenang dan tentram untuk anak. Suasana yang tentram akan ditirukan anak sehingga menjadi kebiasaan anak dalam bersosialisasi dengan orang lain.

Anna juga mendorong para orang tua untuk mendukung anak bersosialisasi dengan teman sebaya. Interaksi tatap muka sejak dini akan memicu keberanian anak.

“Longgarkan juga aturan selama libur sekolah, misal dengan membebaskan anak makan es krim atau main gadget lebih lama dari biasanya. Di sisi lain, tetap beri pengertian mengapa aturan dilonggarkan, misal hanya berlaku selama libur sekolah,” jelas Anna.

Baca Juga: Orang Solo Suka Belanja Gadget di Tokopedia, Seller Untung 2 Kali Lipat

Head of Category Development Tokopedia, Ramadhan Niendraputra, berharap orang tua bisa mendapatkan wawasan lebih melalui workshop yang bisa diakses melalui Tokopedia Parents.

“Para orang tua dapat memperoleh wawasan dan saling berbagi informasi melalui webinar atau talkshow seputar anak dan keluarga yang melibatkan para ahli lewat Tokopedia Parents. Topik yang dibahas mulai dari bakat anak, sekolah, investasi, manajemen finansial dan masih banyak lainnya,” ungkapnya.

Tokopedia Ramah Anak dan Keluarga

Tokopedia juga dikenal sebagai platform jual-beli yang ramah keluarga. Di Tokopedia, banyak terdapat barang kebutuhan keluarga dan anak-anak.

Ramadhan menyampaikan tren jual-beli online terkait produk kebutuhan keluarga menjadi beberapa kategori yang memang banyak dicari masyarakat pada kuartal II 2022 atau menjelang Hari Keluarga Nasional.

Di kategori Ibu dan Anak, produk botol susu dan dot, mainan edukasi dan musikal bayi, alat makan bayi, sikat gigi dan pasta gigi bayi, serta mainan luar ruangan bayi menjadi beberapa produk yang laris dibeli.

Baca Juga: Top! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Sementara pada kategori Rumah Tangga, benih bibit tanaman, toples makanan, keran air, pupuk, serta sprei dan bed cover menjadi beberapa produk yang banyak dicari.

Hal ini turut didorong oleh sederet inisiatif dari Tokopedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung para pegiat usaha lokal yang menawarkan produk kebutuhan keluarga.

Misalnya Tokopedia Parents yang merupakan ekosistem khusus untuk mempermudah keluarga Indonesia, mendapatkan produk kebutuhan serta informasi relevan berkaitan dengan anak dan keluarga, serta Home Sweet Home yang menyediakan berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan menghadirkan berbagai promo menarik.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Pergerakan IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah Terbatas

      Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melemah pada perdagangan Selasa (16/8/2022) hari ini.

      BRI Dukung Industri Kopi Indonesia Go International Lewat Acara Ini

      BRI berkomitmen untuk terus mendorong para stakeholder bersama-sama membangun industri kopi Indonesia.

      Jumlah Pengguna SPKLU di Solo Masih Minim, Ini Alasannya

      PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Kota Solo, menyebutkan pemanfaatan layanan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Kota Solo masih minim.

      Impor Baju Bekas Dilarang, Ini Alasan Penggemar Tetap Milih Thrift

      Sejumlah penggemar pakaian thrift di Kota Solo menilai, thrifting menjadi suatu hal yang menurut mereka cukup menyenangkan dan ramah kantong.

      Indonesia Disebut Masih Mengimpor Beras Khusus, Apa Itu?

      Meskipun Indonesia sudah tidak mengimpor beras selama 3 tahun, namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia masih mengimpor beras khusus hingga 2022.

      Menko Airlangga Beberkan Kunci Penting Pemulihan Ekonomi Indonesia

      Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,44 persen (yoy) pada Q2 tahun 2022.

      Cara Memilih Toko Bangunan Online Terpercaya Melalui Ukur.com

      Sesuai perkembangan zaman yang semakin modern, tentunya keberadaan toko bangunan bisa ditemukan dan didapatkan menggunakan media online. Salah satu marketplace terbaik yang bisa Anda pilih untuk membeli bahan-bahan bangunan yang berkualitas yaitu Ukur.com.

      Resmi Dibuka! Ini Cara dan Syarat Daftar Kartu Prakerja Gelombang 41

      Secara resmi, kabar pembukaan kartu prakerja gelombang 41 ini diumumkan langsung oleh akun Instagram resmi Kartu Prakerja @parakerja.go.id.

      Bela Pegawai yang Diancam Pencuri Cokelat, Begini Respons Alfamart

      Manajemen Alfamart menanggapi ancaman UU ITE yang diterima oleh salah satu pegawainya di gerai Alfamart Sampora, Tangerang Selatan.

      Berkat Tokopedia, Omzet 3 UMKM Lokal ini Melesat

      Di Hari UMKM Nasional, Tokopedia mengumumkan daerah dengan peningkatan penjualan paling banyak.

      IndiHome Meriahkan Perayaan HUT ke-77 RI di 2 Perumahan Solo

      IndiHome ikut memeriahkan perayaan HUT ke-77 RI di Kota Solo.

      3 Prinsip Dasar Sri Prakash Lohia Jadi Orang Terkaya ke-4 di Indonesia

      Dalam menjalankan bisnisnya, Sri Prakash Lohia memegang tiga prinsip dasar yang membawanya meraih kesuksesan hingga menjadi orang kaya keempat di Indonesia.

      AirAsia Belum Buka Pendaftaran Drivel Ojol di Indonesia, Ini Alasannya

      AirAsia Super App Indonesia memastikan belum membuka pendaftaran driver ojek online (ojol) di Indonesia, namun baru membuka di Malaysia.

      Harga Minyak Goreng Curah Terus Turun, Cek Pantauan Hari Ini

      Harga minyak goreng curah di wilayah Jawa-Bali sudah terpantau di bawah HET pada Jumat (13/8/2022).

      Catatkan Waktu Tercepat, Atjong Tio Juara Mandiri Jogja Marathon 2022

      Setelah sempat tertunda selama dua tahunAjang sport tourism tahunan Bank Mandiri bertajuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2022 berhasil mencetak juara baru.