Barikade dipasang di perempatan Gendengan Jl. Slamet Riyadi Solo, Selasa (9/4/2019). (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO -- Peserta Tour D Indonesia etape pertama dari Candi Borobudur hingga Alun-Alun Ngawi akan melintas di Jl. Slamet Riyadi Solo pada Senin (19/8/2019) sekitar pukul 10.30 hingga 11.30 WIB.

Peserta perlombaan sepeda internasional itu diprediksi tidak akan lama melintasi Kota Solo sehingga tidak ada manajemen rekayasa lalu lintas khusus saat rombongan melintas.

Wakasatlantas Polresta Solo, AKP I Made Ray Ardana, saat dijumpai Solopos.com di sela-sela kegiatannya di Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (18/8/2019) mengatakan informasi yang beredar di masyarakat melalui aplikasi Whatsapp tentang itu benar dan bukan hoaks.

Rute perlombaan balap sepeda itu akan melintasi ruas jalan utama dari Kota Jogja, Klaten, Kartasura, Jl. Slamet Riyadi, Balai Kota Solo, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Kolonel Sutarto, Jl. Ir. Sutami atau kawasan Jurug lalu menuju Kabupaten Karanganyar.

"Kendaraan berat tetap di rute biasanya atau tidak masuk dalam kota yakni Jl. Prof. Soeharso, Jl. Ahmad Yani, Jl. Letjen Suprapto, lalu Jl. Ki Mangun Sarkoro ke arah Ring Road. Nanti petugas hanya akan menghentikan arus kendaraan saat rombongan pesepeda melintas," ujar dia mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni.

Peserta Tour D Indonesia menurut informasi ada 200-an pesepeda dari berbagai negara. Rombongan pesepeda akan diprioritaskan di jalur khusus.

Ia memprediksi lama waktu rombongan pesepeda melintas di Kota Solo kurang dari 60 menit. Pembalap memacu sepedanya lebih dari 60 km/jam.

"Jl. Slamet Riyadi menjadi rute sprint para pesepeda karena kondisi jalan yang lurus. Kalau feeding zone ada di kawasan Kartasura," imbuhnya.

Ia menyiapkan 68 anggota Satlantas Polresta Solo untuk bertugas di ruas jalan mengatur lalu lintas. Selain itu, jajaran Polsek di Kota Solo juga turut bertugas mengamankan jalannya perlombaan saat melintas di Kota Solo.

Ia mengimbau sopir kendaraan angkutan barang dan penumpang untuk menghindari ruas jalan yang dilalui pesepeda dan mencari rute alternatif lainnya seperti melalui Jl. Prof Soeharso, Jl. Adisucipto, Jl. Ahmad Yani, Jl. Ki Mangun Sarkoro.



Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten