Hari Ini Dalam Sejarah: 6 November 1939, Ratusan Cendekiawan Polandia Diculik Pasukan Jerman
Pintu utama Collegium Novum Universitas Jagiellonian di Krakow, lokasi penculikan cendekiawan yang dilakukan pasukan Jerman, 1939. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 6 November 1939, pasukan Jerman melancarkan operasi untuk menculik ratisan cendekiawan dari Polandia.

Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang layak dikenang pada hari ke-310—hari ke-311 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 6 November

Selain penculikan cendekiawan yang dilakukan pasukan Jerman, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 6 November.

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, selain penculikan cendekiawan yang dilakukan Jerman, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 6 November:

1494

Suleiman lahir di Trabzon, Kesultanan Ottoman. Sekitar 26 tahun kemudian, Suleiman dinobatkan sebagai pemimpin Kesultanan Ottoman dengan sebutan Suleiman I dan mendapatkan julukan Suleiman si Pemberi Hukum. Julukan itu diberikan lantaran Suleiman berhasil kembali menyusun sistem undang-undang Kesultanan Ottoman menjadi lebih baiBerbagai peristiwa bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 6 November, salah satunya adalah saat pasukan Jerman menculik ratusan cendekiawan Polandia.k. Ia memimpin Ottoman hingga akhir hayatnya pada September 1566.

1792

Salah satu pertempuran besar di masa Perang Revolusi Prancis antara Prancis dan Kekaisaran Romawi Suci meletus di dekat Jemappes, Belgia. Pertempuran itu dipicu Prancis yang menginvasi wilayah Belgia. Pasukan Prancis yang mengerahkan sedikitnya 40.000 tentara berhasil memukul mundur pasukan Kekaisaran Romawi Suci berjumlah 13.769 orang.

1860

Abraham Lincoln memenangi Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Ia lantas dilantik sebagai presiden AS pada 4 Maret 1861. Lincoln lantas dikenal sebagai pemimpin yang berhasil membawa bangsanya keluar dari perang saudara sekaligus menghapuskan perbudakan di AS.

1908

Cut Nyak Dhien meninggal dunia di pengasingannya di Sumedang, Jawa Barat (Jabar). Cut Nyak Dhien yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia di Aceh, diasingkan ke Sumedang sebelum akhirnya meninggal dunia. Ia kini dikenang sebagai salah satu pahlawan nasional di Indonesia.

1939

Pasukan Jerman melaksanakan operasi dengan nama kode Sonderaktion Krakau. Operasi itu bertujuan untuk menculik cendekiawan yang terdiri atas 105 profesor, 33 dosen, dan 34 doktor di kampus-kampus Krakow, Polandia. Para sandera lantas dikirim ke penampungan-penampungan yang dibangun Jerman di Polandia. Operasi tersebut adalah salah satu upaya Jerman demi membasmi kaum terpelajar di Polandia semasa Perang Dunia II.

1943

Pasukan Uni Soviet berhasil merebut Kota Kiev di Ukraina dari cengkeraman Jerman. Namun sayangnya, kondisi Kiev sudah luluh lantak dihancurkan pasukan Jerman sebelum meninggalkan kota tersebut.

1944

Untuk kali pertama di dunia, plutonium diproduksi di Hanford, Washington, Amerika Serikat (AS). Plutonium merupakan unsur radioaktif transuranium yang langka dan merupakan logam dengan penampilan berwarna putih keperakan. Unsur tersebut lantas digunakan dalam bom atom Fat Man yang diledakkan di Nagasaki, Jepang, pada 1945.

1956

Di masa Krisis Terusan Suez antara Mesir dan Israel, pasukan Inggris dan Prancis yang berada di kubu Israel berhasil merebut Terusan Suez dari Mesir. Namun demikian, pasukan Mesir berhasil merebutnya kembali sehari kemudian.

1966

Paul Brandon Gilbertus Ekarinus lahir di Carbondale, Illinois, Amerika Serikat (AS). Kini, ia dikenal sebagai gitaris dari Mr. Big. Pria yang dikenal luas sebagai Paul Gilbert itu sering disebut sebagai salah satu gitaris terhebat di dunia dan namanya sering disandingkan dengan Steve Vai, Yngwie, serta John Petrucci. Hingga kini, Gilbert telah menorehkan lima album bersama Mr. Big.

1990

Andre Horst Schurrle lahir di Ludwigshafen, Jerman. Kini, namanya dikenal luas sebagai pemain yang membela salah satu klub besar di Eropa, yakni Borussia Dortmund. Sejak 2010 lalu, Schurrle selalu menjadi andalan Jerman di beberapa ajang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom