Tutup Iklan
Hari Ini Dalam Sejarah: 30 Mei 1619, Belanda Menaklukkan Jayakarta
Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, Jan Pieterszoon Coen. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, Jan Pieterszoon Coen, berhasil menaklukkan wilayah Jayakarta pada 30 Mei 1619.

Belanda yang menaklukkan Jayakarta itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 30 Mei.

Selain Belanda menaklukkan Jayakarta, masih banyak peristiwa bersejarah pada 30 Mei yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 30 Mei, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

1223

Pasukan Kekaisaran Mongol berhasil mengalahkan pasukan gabungan Rus Kiev, Kepangeranan Halych-Volynia, dan Bangsa Kuman di Sungai Kalka dekat Kota Kiev. Dengan kemenangan Kekaisaran Mongol, negara Kiev runtuh dan menjadi salah satu kawasan yang menjadi kekuasaan Kekaisaran Mongol.

1619

Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, Jan Pieterszoon Coen, berhasil menaklukkan wilayah Jayakarta. Ia kemudian mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia.

1805

Pasukan Prancis dan Spanyol memulai serangan mereka terhadap pasukan Inggris yang menduduki Diamond Rock di perairan Kairibia. Diamond Rock adalah sebuah pulau batuan basal yang memiliki puncak tertinggi 175 m di atas permukaan laut.

Big Ben atau Elizabeth Tower. (Reuters)

1853

Menara jam yang didirikan di Istana Westminster, London, Inggris yang akrab disebut Big Ben untuk kali pertama berdentang. Tepat pada perayaan 60 tahun Ratu Elizabeth II memimpin Kerajaan Inggris Raya pada 2012, menara jam tersebut berganti nama menjadi Elizabeth Tower.

1916

Armada angkatan laut Jerman yang terdiri atas 24 kapal perang, lima kapal penjelajah tempur, 11 kapal penjelajah ringan, dan 63 kapal perusak tidak jauh dari Semenanjung Jutlandia diserang armada kapal perang Inggris yang terdiri atas 28 kapal perang, sembilan kapal penjelajah perang, 34 kapal penjelajah ringan, dan 80 kapal perusak. Pertempuran tersebut menjadi pertempuran laut terbesar sepanjang sejarah Perang Dunia I. Sedikitnya 100.000 orang dan 250 kapal terlibat dalam pertempuran tersebut. Salah satu pertempuran dalam Perang Dunia I itu dikenang dengan nama Pertempuran Jutlandia. Baik Jerman maupun Inggris sama-sama mengklaim kemenangan atas pertempuran yang berlangsung selama dua hari tersebut.

1924

Uni Soviet menandatangani kesepakatan dengan Tiongkok untuk mengakui kedaulatan Tiongkok atas Mongolia. Dari perjanjian tersebut, pihak Uni Soviet diminta untuk menghormati pendirian pemerintahan Tiongkok di Mongolia.

1938

Pasukan Jepang melancarkan serangan ke Tiongkok melalui jalur udara dan membombardir Kota Kanton dan Kota Hankou. Sebanyak 30 pesawat pengebom dikerahkan demi menghancurkan kota-kota tersebut. Selain itu, pasukan Jepang juga berhasil menembak jatuh 18 pesawat tempur milik Tiongkok. Pertempuran itu adalah satu dari banyak pertempuran pertempuran semasa invasi Jepang ke Tiongkok.

1941

Pasukan Inggris memenangi Perang Irak-Inggris di Irak. Inggris lantas mengembalikan Faisal II sebagai Raja Irak setelah sempat dikudeta pasukan pemberontak pimpinan Rashid Ali yang dibantu negara-negara Blok Sentral, yakni Jerman dan Italia.

1941

Jerman mengerahkan 22.000 penerjun payung ke Pulau Kreta. Penerjunan 22.000 prajurit itu adalah upaya Jerman untuk merebut Pulau Kreta dari Yunani.

1942

Jepang mulai melancarkan serangan pertama di Sidney, New South Wales, Australia menggunakan kapal selam. Pertempuran tersebut berlangsung selama sembilan hari. Jepang kehilangan banyak perlatan tempurnya selama pertempuran tersebut, antara lain dua kapal selam dan dua pesawat pengintai. Sementara pihak sekutu hanya kehilangan satu kapal pengangkut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho