Hari Ini Dalam Sejarah: 28 September 1950, Indonesia Jadi Anggota PBB
Kantor perwakilan Indonesia untuk PBB di New York, Amerika Serikat. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 28 September 1950, Indonesia secara resmi menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang layak dikenang pada hari ke-271—hari ke-272 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 28 September.

Selain Indonesia yang menjadi anggota PBB, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 28 September.

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, masuknya Indonesia di PBB, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 28 September:

1106

Pasukan Inggris pimpinan Henry I menginvasi wilayah Normandia yang dikuasai saudaranya, Adipati Robert Curthose, dan memicu Pertempuran Tinchebray. Pertempuran itu berhasil dimenangi pasukan Inggris dan berakhir dengan ditahannya Robert Curthose.

1238

Orang-orang muslim di Valencia menyerah kepada pasukan Aragon pimpinan James I yang telah mengepung beberapa wilayah di Valencia. James I berhasil menguasai Valencia dan diakui sebagai pemimpin orang-orang Valencia.

1538

Pasukan Angkatan Laut Kesultanan Ottoman berhasil mengalahkan pasukan Angkatan Laut Republik Venesia dalam Pertempuran Preveza di perairan Preveza, Laut Tengah. Atas kemenangan itu, Kesultanan Ottoman berhasil merebut kekuasaan di perairan Preveza dari Republik Venesia.

1781

Pasukan Amerika Serikat (AS) dibantu pasukan Kanada dan Prancis mulai mengepung Kota Yorktown di Virginia demi merebutnya dari pasukan Inggris. Salah satu pengepungan di masa Perang Revolusi Amerika itu berlangsung selama kurang lebih 20 hari. Pasukan AS bersama bala bantuannya lantas berhasil merebut kota tersebut dari cengkeraman Inggris.

1791

Prancis menjadi negara pertama yang menerapkan emansipasi Yahudi. Emansipasi Yahudi merupakan proses menghilangkan diskriminasi terhadap orang-orang Yahudi. Dengan emansipasi Yahudi itu, orang-orang Yahudi di Prancis juga mendapatkan persamaan kewarganegaraan.

1917

Bendera Thailand berwarna merah-putih-biru-putih-merah resmi digunakan. Warna merah memiliki arti negara, warna putih berarti agama, sedangkan biru bermakna raja. Secara keseluruhan, arti warna bendera Thailand adalah persatuan negara, agama, dan raja.

1918

Pertempuran Ypres V antara pasukan Jerman dan pasukan Sekutu meletus di Ypres, Belgia. Salah satu pertempuran dalam Perang Dunia I itu berlangsung selama empat hari dan berakhir dengan kemenangan pasukan Sekutu.

1941

Pemberontakan terhadap pasukan Bulgaria yang dilancarkan para revolusioner Yunani pecah di Drama, Yunani. Pertempuran antara pasukan pemberontak dan pasukan Bulgaria lantas berlangsung selama dua hari. Para pemberontak gagal mengusir tentara Bulgaria dari wilayah Drama. Sedikitnya 15.000 pemberontak dan warga sipil di Drama tewas dalam peristiwa yang dikenang dengan sebutan Pemberontakan Drama itu.

1945

Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) didirikan setelah pemerintah Indonesia mengambil alih kekuasaan di bidang perkeretaapian dari Jepang. Hari pendirian DKARI yang kini bernama PT Kereta Api Indonesia (Persero) itu lantas ditetapkan sebagai Hari Kereta Api Indonesia.

1950

Indonesia secara resmi menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun pada 20 Januari 1965, Indonesia keluar dari organisasi tersebut sebagai bentuk protes terhadap PBB yang menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. Maklum saja, waktu itu, Indonesia dan Malaysia sedang terlibat konfrontasi. Meski demikian, pada 28 September 1966, Indonesia resmi kembali menjadi anggota PBB.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom