Hari Ini Dalam Sejarah: 23 Oktober 425, Bocah 6 Tahun Pimpin Romawi Barat
Koin bergambar Flavius Placidus Valentinianus Augustus. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Flavius Placidus Valentinianus Augustus resmi dinobatkan sebagai kaisar Romawi Barat pada 23 Oktober 425. Ia memimpin Romawi Barat kala masih berusia enam tahun.

Selain penobatan bocah enam tahun menjadi kaisar Romawi Barat, merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 23 Oktober.

Selain tentang Romawi Barat, masih banyak peristiwa bersejarah pada 23 Oktober yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 23 Oktober, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

42 SM

Pasukan Triumvirat dari pemerintahan Kekaisaran Romawi Barat berhasil mengalahkan pasukan Liberator dari pemerintahan Kekaisaran Romawi Timur dalam Pertempuran Filipi di Filipi, Makedonia. Dalam salah satu pertempuran di masa Perang Saudara Romawi itu, pemimpin pasukan Liberator, Markus Yunius Brutus, melakukan bunuh diri setelah menelan kekalahan.

425

Flavius Placidus Valentinianus Augustus resmi dinobatkan sebagai kaisar Romawi Barat kala usianya masih enam tahun. Ia lantas menyandang nama Valetinian III dan memerintah Kekaisaran Romawi Barat hingga akhir hayatnya pada 16 Maret 455.

1642

Salah satu pertempuran dalam Perang Saudara Inggris I yang melibatkan pasukan kerajaan dan pasukan parlemen meletus di Edge Hill, Warwickshire, Inggris. Bentrok kedua pasukan itu merupakan pertempuran besar pertama semasa Perang Saudara Inggris I. Tak ada hasil yang pasti mengenai pemenang dalam pertempuran tersebut. Namun yang pasti, pasukan parlemen menarik diri dari medan pertempuran terlebih dahulu.

1912

Pasukan Kerajaan Serbia berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman dalam Pertempuran Kumanovo di Kumanovo, Kosovo. Kemenangan itu merupakan yang pertama bagi Serbia di masa Perang Balkan I. Sementara itu, pasukan Kesultanan Ottoman yang kalah menarik semua tentaranya dari Kumanovo.

1940

Edison Arantes do Nascimento lahir di Tres Coracoes, Brasil. Ia lantas dikenal sebagai pemain sepak bola ternama dengan nama panggilan Pele. Bersama Brasil, Pele berhasil menjuarai Piala Dunia Sepak bola sebanyak tiga kali, yaitu pada 1958 di Swedia, 1962 di Cile, dan 1970 di Meksiko. Berkat itu, Brasil berhak atas Piala Jules Rimet dan Pele mendapatkan julukan O Rei atau Sang Raja.

1942

Pertempuran El Alamein II antara pasukan Blok Poros dan pasukan Sekutu meletus di El Alamein, Mesir. Pertempuran tersebut berlangsung selama hampir tiga pekan dan berkahir kemenangan Sekutu. Atas kemenangan itu, Sekutu berhasil menghentikan laju invasi Blok Poros di Mesir.

1942

Pasukan Jepang menyerang pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayah Henderson Field, Pulau Guadalkanal, Kepulauan Solomon dan memicu pertempuran selama empat hari. Pasukan Jepang yang melakukan serangan demi menguasai wilayah tersebut justru menelan kekalahan telak dari pasukan AS.

1956

Puluhan ribu orang turun ke jalan di Budapest, Hungaria menuntut mundurnya pemerintahan Uni Soviet di negara tersebut. Kerusuhan lantas terjadi hingga November di tahun yang sama dan menelan ribuan korban jiwa. Pemerintah Uni Soviet menerjunkan pasukannya yang menggunakan peralatan tempur dem meredam pemberontakan tersebut.

1983

Serangan bom bunuh diri mendera markas tentara Amerika Serikat (AS) di Beirut, Lebanon dan menyebabkan 241 tentara AS tewas. Kelompok yang menamai diri mereka sebagai Jihad Islam mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

1992

Alvaro Borja Morata Martin lahir di Madrid, Spanyol. Ia lantas dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang membela dua klub raksasa di Italia, yakni Juventus. Sebelum berlabuh di Juventus, ia pernah membela Real Madrid, Chelsea, dan Atletico Madrid.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom