Tutup Iklan
Hari Ini Dalam Sejarah: 23 Juli 1952, Kudeta Meletus di Mesir
Raja Mesir Farouk I yang digulingkan pada 1952. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Gamal Abdul Nasser memimpin sebuah kudeta militer di Mesir demi menggulingkan pemerintahan Raja Farouk I pada 23 Juli 1952.

Kudeta di Mesir merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 23 Juli.

Selain Kudeta di Mesir, masih banyak peristiwa bersejarah pada 23 Juli yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 23 Juli, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

811

Pasukan Kekaisaran Bizantium yang dipimpin Kaisar Nikephoros I menyerbu Ibu Kota Mongolia, Pilska. Pada penyerbuan itu, pasukan Kekaisaran Bizantium menjarah harta benda milik pemimpin Mongolia, Krum Khan.

1677

Dalam Perang Scania, pasukan Denmark-Norwegia berhasil merebut wilayah Marstrand dari Kerajaan Swedia. Perang Scania adalah perang yang melibatkan Denmark-Norwegia dan Swedia yang berlangsung dari 1675 hingga 1679.

1793

Setelah melakukan pengepungan selama 18 pekan, pasukan Kerajaan Prusia kembali menguasai wilayah Mainz yang direbut Prancis pada 1792. Namun pada 1797, Prancis berhasil merebut kembali Mainz. Hingga kini, Mainz menjadi wilayah milik Prancis.

1929

Pemerintah Italia melarang penggunaan bahasa asing di dalam negeri. Kebijakan itu diambil karena pemerintah Italia menganut fasisme. Dalam ideologi fasis, kebinekaan dilarang dan perintah dari pemimpin harus ditaati tanpa pengecualian.

1942

Pasukan Jerman memulai Operasi Edelweiss untuk merebut Gunung Kaukasus dari Uni Soviet. Operasi itu memicu Pertempuran Kaukasus yang meletus dua hari kemudian.

1942

Jerman mulai membuka kamp konsentrasi di Treblinka, Polandia untuk menampung orang-orang Yahudi. Saat difungsikan hingga Oktober 1943, sekitar 700.000 hingga 900.000 orang-orang Yahudi di kamp tersebut dibunuh menggunakan gas beracun.

1943

Kapal perusak milik Inggris, HMS Eclipse dan HMS Laforey, menenggelamkan kapal selam milik Italia, Ascianghi, di Laut Tengah. Ascianghi dibombardir karena meluncurkan torpedo ke arah HMS Newfoundland.

1952

Gamal Abdul Nasser memimpin sebuah kudeta militer di Mesir demi menggulingkan pemerintahan Raja Farouk I. Raja Farouk I lantas menikmati sisa hidupnya di pengasingannya di Monako hingga akhir hayatnya.

1992

Abkhazia mendeklarasikan kemerdekaannya dari Georgia. Meski demikian, kedaulatan Abkhazia tak diakui dunia internasional hingga kini. Satu-satunya negara yang mengakui kedaulatan Abkhazia adalah Rusia. Rusia mengakui Abkhazia sebagai negara berdaulat pada 26 Agustus 2008 lalu.

2001

Megawati Soekarnoputri dilantik sebagai presiden Indonesia menggantikan Abdurrahman Wahid. Sebelumnya, Megawati adalah wakil presiden di masa pemerintahan Preisden Abdurrahman Wahid. Megawati menggantikan Abdurrahaman Wahid yang terpaksa harus melepas jabatannya setelah MPR secara resmi memakzulkannya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho