Tutup Iklan
Hari Ini Dalam Sejarah: 2 Agustus 1990, Perang Teluk I Pecah
Pesawat tempur AS melintasi kilang minyak yang terbakar di Kuwait di masa Perang Teluk I. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 2 Agustus 1990, Perang Teluk I antara Irak dan Kuwait meletus.

Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang layak dikenang pada hari ke-214—hari ke-215 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 2 Agustus.

Selain Perang Teluk I, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 2 Agustus.

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, selain meletusnya Perang Teluk I, pada 2 Agustus yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 2 Agustus:

1914

Pada awal Perang Dunia I, Jerman berhasil menduduki Luksemburg. Pendudukan Jerman di Luksemburg itu berlangsung hingga Perang Dunia I berakhir pada 11 November 1918.

1922

Angin topan menyapu kawasan Shantou, Tiongkok dan menewaskan lebih dari 50.000 orang. Dengan jumlah korban tersebut, angin topan di Tiongkok itu menjadi salah satu angin topan paling mematikan yang pernah terjadi.

1934

Adolf Hitler yang menjabat sebagai Kanselir Jerman pada 1933, resmi menyandang gelar fuher. Secara bahasa, “furher” berarti “pemimpin” atau “pemandu”. Sepanjang sejarah, pemimpin Jerman yang menggunakan gelar furher hanya Hitler.

1939

Pemimpin Jerman Adolf Hitler memerintahkan semua rakyatnya untuk memperingati pecahnya Perang Dunia I. Menteri Propaganda Jerman Joseph Goebbels mengatakan peringatan itu sebagai hari untuk mengenang tentara Jerman yang gugur pada masa Perang Dunia I.

1943

Kapal motor milik Amerika Serikat (AS), PT-109, yang ditumpangi pasukan AS pimpinan Letnan John F. Kennedy—orang yang lantas dikenal sebagai presiden ke-35 AS—tenggelam setelah diserang kapal perusak milik Jepang, Amagiri, saat berpatroli di Kepulauan Solomon. Kennedy lantas diberi penghargaan karena dianggap berhasil menyelamatkan krunya.

1943

Sebanyak 700 orang Yahudi yang ditahan di Kamp Konsentrasi Treblinka, Polandia melancarkan pemberontakan. Sebelumnya, mereka telah mencuri sejumlah senjata milik pasukan Jerman. Mereka lantas membakar kamp dan sebagian dari mereka melarikan diri. Pemberontakan yang hanya berlangsung setengah jam itu menewaskan sekitar 350 orang Yahudi di kamp tersebut.

1968

Gempa bumi berkekuatan 7,6 skala richter mengguncang Casiguran, Quezon, Filipina. Bencana alam tersebut menewaskan 270 orang dan melukai 261 lainnya.

1980

Sebuah bom meledak di stasiun kereta api di Bologna, Italia. Peristiwa itu menewaskan lebih dari 85 orang dan tak kurang dari 200 orang terluka.

1990

Pasukan Irak yang berjumlah 100.000 tentara di bawah pimpinan Saddam Hussein menginvasi Kuwait. Invasi Irak itu lantas memicu Perang Teluk I yang berlangsung hingga 28 Februari 1991.

2012

Remaja pria berusia 17 tahun di Provinsi Liaoning, Tiongkok membunuh delapan orang dan melukai lima orang lainnya dengan sebilah pisau. Aksi brutal itu berawal saat remaja pria tersebut berusaha melukai pacarnya dengan pisau setelah sempat bertengkar.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho