Hari Ini Dalam Sejarah: 16 November 1532, Kerajaan Inka Runtuh
Lukisan yang menggambarkan Raja Inka, Atahualpa, dieksekusi orang Spanyol, pada 29 Agustus 1533. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Seorang penakluk berkebangsaan Spanyol, Francisco Pizarro, yang tiba di wilayah Kerajaan Inka di Amerika Selatan menangkap Raja Inka, Atahualpa, pada 16 November 1932 dan menjadi awal Kerajaan Inka runtuh.

Kerajaan Inka yang mulai runtuh salah satu peristiwa bersejarah pada 16 November.

Selain Kerajaan Inka yang runtuh, masih banyak peristiwa bersejarah pada 16 November yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 16 November, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

951

Pemimpin Dinasti Tang Selatan, Kaisar Li Jing, mengirim 10.000 tentaranya di bawah pimpinan Bian Hao untuk menaklukkan Kerajaan Chu. Serbuan pasukan Dinasti Tang Selatan itu lantas benar-benar meruntuhkan Kerajaan Chu yang berdiri sejak 907.

1272

Di tengah-tengah Perang Salib IX, pangeran Edward ditetapkan sebagai Raja Inggris setelah ayahnya, Raja Henry III, meninggal dunia lantaran sakit. Meski demikian, Edward baru dinobatkan sebagai raja Inggris secara resmi dua tahun kemudian setelah dirinya baru kembali ke Inggris.

1532

Seorang penakluk berkebangsaan Spanyol, Francisco Pizarro, yang tiba di wilayah Kerajaan Inka di Amerika Selatan menangkap Raja Inka Atahualpa. Meski telah membayar tebusan yang diinginkan Francisco Pizarro, Atahualpa tetap dieksekusi mati pada 1533. Peristiwa itu adalah awal mula penaklukkan wilayah Amerika Selatan oleh Spanyol dan salah satu penyebab Kerajaan Inka runtuh.

1805

Pertempuran antara pasukan Prancis dan pasukan Rusia meletus di dekat kota Hollabrunn, Austria. Pasukan Prancis dianggap menang dalam pertempuran tersebut meski jumlah korban tewas kedua belah pihak hampir sama. Namun, pasukan Prancis berhasil menangkap 1.488 tentara Rusia, sedangkan Rusia tak mendapatkan apa-apa.

1940

Pasukan Angkatan Udara Inggris melancarkan serangan ke Hamburg, Jerman menggunakan sekitar 200 pesawat. Serangan itu merupakan balasan atas tindakan Jerman yang membombardir wilayah Coventry, Inggris beberapa hari sebelumnya.

1940

Pembangunan Ghetto Warsawa di Warsawa, Polandia oleh pemerintah Jerman selesai. Ghetto tersebut lantas difungsikan untuk menampung orang-orang Yahudi yang ditangkapi pasukan Jerman. Selama difungsikan hingga Mei 1943, ghetto tersebut telah menjadi saksi bisu tewasnya sekitar 300.000 orang akibat pembantaian dan juga kelaparan.

1944

Pesawat pengebom milik Sekutu membombardir Kota Duren, Jerman. Akibatnya, sekitar 3.000 orang di kota tersebut tewas.

1944

Pasukan Sekutu melancarkan Operasi Queen untuk menyerang kawasan sekitar Lembah Rur di Jerman. Operasi tersebut berlangsung selama sebulan dan berakhir dengan kegagalan lantaran pasukan Jerman berhasil memukul mundur pasukan Sekutu.

1974

Paul Scholes lahir di Salford, Greater Manchester, Inggris. Ia lantas dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang membela salah satu klub besar di Inggris, yakni Manchester United (MU) sejak 1993 sampai 2013. Selama kariernya di dunia sepak bola, Scholes tak pernah membela klub selain MU. Bersama MU, pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah itu telah mencetak 107 gol dari 499 penampilannya di Liga Inggris.

2002

Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) atau Sindrom Pernapasan Akut Berat diklaim kali pertama muncul di Guangdong, Tiongkok. Hingga kini, penyakit yang sempat tersebar ke beberapa negara lain itu telah menewaskan sekitar 10% penderitanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom