Hari Ini, Bupati Wonogiri Lantik 50 Kades
Warga memasukkan surat suara saat pemungutan suara Pilkades Jendi, Selogiri, Wonogiri, Selasa (4/12/2018). (Solopos-Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI -- Sebanyak 50 kepala desa (kades) yang terpilih dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 4 Desember lalu di Wonogiri dilantik Bupati Joko Sutopo di pendapa rumah dinasnya kompleks Sekretariat Daerah (Setda) kawasan kota, Kamis (27/12/2018) pukul 10.00 WIB.

Dari 50 kades terpilih itu, 24 orang di antaranya merupakan petahana. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (26/12/2018), 50 desa yang menggelar pilkades itu dari 18 kecamatan.

Dari 50 kades terpilih itu terdapat tiga perempuan, yakni Heny Listyaningsih (Kades Tegalharjo, Eromoko) yang merupakan wajah baru, Suharni (Kades Jend, Selogiri), dan Marsih (Kades Tanggulangin, Jatisrono). Kades Jendi dan Tanggulangin merupakan petahana.

Kades terpilih lainnya laki-laki. Dari seluruh kades terpilih terdapat 24 petahana dari total 40 petahana yang mengikuti pilkades. Sebanyak 16 kades terpilih lainnya merupakan pemenang melawan petahana.

Mereka ada yang wajah baru, tetapi ada pula mantan kades yang pernah menjabat satu atau dua periode. Perjalanan mereka menuju kursi kades tergolong lancar. Setelah hasil pemungutan suara diketahui tidak ada pihak yang mengajukan aduan atau keberatan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Zyqma Idatya Fitha, kepada Solopos.com, Rabu, mengatakan awalnya pelantikan dijadwalkan 17 Desember. Namun, atas pertimbangan tertentu jadwal ditinjau kembali sampai akhirnya ditentukan pada 27 Desember.

Bupati melantik kades terpilih setelah mendapat laporan hasil pilkades dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masing-masing desa pelaksana pilkades. Setelah menerima laporan, Bupati membuat surat pengesahan dan keputusan. Bupati sudah memastikan surat pengesahan dan keputusan akan dibarengkan dengan pelantikan.

“Hingga sekarang [Rabu] tidak ada kades terpilih yang izin tak bisa menghadiri pelantikan,” kata perempuan yang biasa disapa Fitha itu.

Dia melanjutkan para kades terlantik bakal bermitra anggota BPD yang baru. Seperti diketahui, pengisian anggota BPD di seluruh desa yang berjumlah 251 desa digelar, 29 Oktober.

Mayoritas atau 80 persen desa memiliki tujuh anggota BPD/desa, selebihnya sembilan anggota BPD/desa. Setiap BPD mempunyai setidaknya satu anggota perempuan. Para anggota BPD diambil sumpah dan janji dengan dipandu Camat, 10 Desember lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Aparatur dan Administrasi Desa Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Wonogiri, Wartini, mengatakan pelaksanaan pengisian anggota BPD berlangsung sangat demokratis. Implementasi di seluruh desa menggunakan mekanisme musyawarah perwakilan dengan satu keterwakilan perempuan.

Sebenarnya, selain musyawarah perwakilan, pengisian anggota BPD bisa dilaksanakan dengan cara pemilihan secara langsung. Namun, semua desa memutuskan menggunakan mekanisme musyawarah perwakilan.

Pada mekanisme itu calon anggota BPD dipilih unsur warga di setiap dusun, yakni rukun tetangga (RT), posyandu, pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK), karang taruna, dan tokoh masyarakat. Setelah itu calon dipilih melalui musdes.



Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom