Hari Ini Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik Boyolali Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Boyolali hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

 Pekerja melakukan perawatan dan perbaikan kabel SUTET di kawasan Penjaringan, Jakarta, Rabu (3/7/2019). (Dok Antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Pekerja melakukan perawatan dan perbaikan kabel SUTET di kawasan Penjaringan, Jakarta, Rabu (3/7/2019). (Dok Antaranews.com)

Solopos.com, BOYOLALI— Jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik di Boyolali, Jawa Tengah, direncanakan terjadi pada hari ini, Kamis (2/12/2021). Pemadaman listrik tersebut dipicu adanya pemeliharaan jaringan distribusi.

PromosiKerangkeng Rumah Bupati Langkat Bukti Adanya Perbudakan di Era Modern

Jadwal pemadaman listrik di Boyolali akan berlangsung selama tiga jam, dari pukul 09.00-12.00 WIB.

Baca Juga: Kenapa Manusia Tak Bisa Mengingat Masa Bayi? Ternyata Ini Penyebabnya

Adapun wilayah terdampak pemadaman listrik Boyolali berada di bawah PLN ULP Boyolali, meliputi sebagian wilayah Ngasem, Bangak, Batan, Cangkringn, Kuwiran, Ngaru-aru dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau bersiaga dan bersiap-siap menghadapi pemadaman listrik di Boyolali pada hari ini.

Baca Juga:  Beda dari yang Lain, Ada Tengkleng Kering Khas Sukoharjo

Permohonan Maaf dari PLN

Dalam pengumuman tertulis yang diunggah di akun media sosial Instagram @plnklaten, Rabu (2/12//2021), PLN Boyolali menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan PLN yang terdampak pemadaman listrik tersebut.

Meskipun begitu, PLN Boyolali dalam pengumuman tersebut menyebutkan apabila pekerjaan pemeliharaan listrik di beberapa wilayah tersebut telah usai, aliran listrik akan dinormalkan kembali.

Baca Juga: Kerap Ada di Pinggir Jalan Solo, Ini Arti Makna Marka Kuning Zigzag

Dalam pengumuman tersebut, PLN Boyolali juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan dari sumber tenaga listrik. Beberapa di antaranya tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho yang berdekatan dengan jaringan listrik. Adapun jarak aman tiga meter dari jaringan listrik.

Masyarakat diminta menyesuaikan diri dengan pemadaman listrik itu.

Baca Juga: Daftar UMK Soloraya 2022: Semua Naik, Tapi Tipis

Kemudian, masyarakat diimbau untuk tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik. Selain itu, tidak melakukan penebangan pohon atau lainnya yang di dekat jaringan tanpa koordinasi dengan petugas PLN.

Jika terjadi gangguan listrik di luar jadwal pemadaman, masyarakat bisa menghubungi PLN lewat call center di nomor 123 atau melalui pesan tertulis ke media sosial PLN di Twitter dan Instagram.

Baca Juga: Gibran Dijuluki Anak Gaul 2010-an, Ternyata Ini Penyebabnya

Atau untuk masyarakat Soloraya bisa mengakses laman Instagram PLN UP3 Surakarta, @plnsurakarta_id dan @pln_sukoharjo agar mendapatkan informasi ter-update soal pemadaman listrik.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Misteri Suara Singa di Taman Makam Pahlawan Solo, Pernah Ngalami?

Terdapat kisah misteri di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti, Jurug, Jebres, Solo, Jawa Tengah, yang legendaris di tengah masyarakat.

Perantau dari Batam Pulang, Siswa SMPN 1 Karangnongko Positif Covid-19

Satu siswa SMPN 1 Karangnongko itu tertular Covid-19 dari seorang perantau dari Batam yang pulang ke keluarganya di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Klaten.

12 Guru dan Siswa SMA Warga Solo Positif Corona, Begini Kronologinya

Temuan belasan kasus positif virus corona pada guru dan siswa SMA Warga Solo berawal dari seorang guru yang memeriksakan kesehatan pada akhir pekan lalu.

Jaga Kesehatan, Pegawai Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Fun Bike

Fun bike selain untuk menjaga kesehatan pegawai Kantor Imigrasi Surakarta juga merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-72.

IDI Sukoharjo Pantau Perkembangan Kasus Harian Covid-19

Pemerintah diharapkan terus menggenjot capaian vaksinasi dengan target sasaran beragam kelompok masyarakat di Sukoharjo.

Siswa Positif Covid-19, PTM di 2 SMPN di Klaten Disetop

Terdapat satu siswa positif Covid-19 masing-masing di SMPN 1 Karangnongko dan SMPN 1 Kemalang Klaten.

Sopir Kaget Disalip Ditanjakan, Pikap Angkut Ribuan Telur Masuk Jurang

Mobil pikap pengangkut ribuan telur ayam yang dikemudikan warga Sukoharjo masuk jurang di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Hari Bhakti Imigrasi, Menkumham Yasonna Apresiasi Inovasi Keimigrasian

Menkumham Yasona meminta agar jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia terus meningkatkan Profesionalisme dan Integritas dalam menjalankan Tugas Negara.

8 Boks PJU di Sumberlawang Dibobol Maling, Dishub Rugi Jutaan Rupiah

Pencuri menggondol sejumlah perangkat dari delapan boks lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Sumberlawang-Purwodadi.

Disambati Bupati Sragen soal Kemiskinan, Ini Jawaban Wagub Taj Yasin

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyebut Sragen tidak masuk daerah dengan kemiskinan ekstrem di Jateng. Namun masuk zona merah di Jateng.

Prihatin Kasus Narkoba Tinggi, Kejari Solo Terjun ke Sekolah-Sekolah

Prihatin dengan angka kasus penyalahgunaan narkoba yang tinggi, Kejari Solo turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar untuk menjauhi narkoba.

14 Sertifikat Baru Lahan Terdampak JLT Sukoharjo Belum Terbit

Penerbitan sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan hak karena terdampak JLT Sukoharjo mengacu pada ketentuan yang diatur di bidang agraria dan tata ruang.

Bupati Sragen Sambat ke Wagub Soal Angka Kemiskinan yang Tak Juga Turun

Bupati Sragen sambat ke Wagub Jateng. Ia mengaku sudah mengeluarkan anggaran banyak untuk mengentaskan kemiskinan namun angkanya tidak turun, justru naik.

Jual Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Toko di Pasar Legi Solo Ini Diserbu

Toko Leo Jaya di lantai II Pasar Legi Solo diserbu pembeli yang antre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000/liter.

Jangan Macam-Macam, Kejari Karanganyar Kini Punya Satgas Mafia Tanah

Kejari Karanganyar telah membentuk Satgas Mafia Tanah sesuai instruki Kejaksaan Agung.

Dikeluhkan Warga, Tempat Karaoke di Wanglu Disegel Satpol PP Klaten

Penutupan itu dilakukan karena keberadaan karaoke dan kafe tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda).