Hari Gizi Nasional, Ini 10 Tanda Gizi Buruk pada Bayi

Orang tua harus memiliki pengetahuan tentang gizi buruk pada anak sedini mungkin.

 Ilustrasi anak usia balita menangis. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi anak usia balita menangis. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Pemerintah kini semakin serius untuk menghilangkan kasus gizi buruk, khususnya di tengah Hari Gizi Nasional 2022. Untuk merayakan Hari Gizi Nasional maka para ibu dan ayah harus bisa mendeteksi tanda-tanda bayi mengalami kekurangan gizi.

Kementerian Kesehatan menilai bahwa status gizi balita diukur berdasarkan umur, berat badan, dan tinggi badan. Pengukuran kondisi gizi anak bisa dilakukan di Posyandu di tiap wilayah untuk mengetahui ada-tidaknya tanda gizi buruk balita.

PromosiGunung Lawu Habitat Macan Tutul Jawa dan Peluang Jadi Taman Nasional

Orang tua harus memiliki pengetahuan tentang gizi buruk pada anak sedini mungkin. Begini ciri-cirinya:

1. Balita sering merasa cepat lelah

2. Mudah marah

3. Sering sakit karena daya tahan tubuh rendah

Baca Juga: Begini Cara Menangani Diabetes pada Anak Seperti Diidap Matthew White

4. Kulit anak terasa kering dan bersisik

5. Pertumbuhan terhambat

6. Perut balita terlihat buncit

7. Bila ada luka susah sembuh

8. Massa otot berkurang

9. Pertumbuhan intelektual dan perilaku pelan

10. Gangguan pencernaan

Pada Hari Gizi Nasional 2022, setiap orang tua harus mengetahui sumber makanan yang tepat untuk bayi. Bayi mengonsumsi nasi, roti, kentang, jagung, makaroni, mi dan singkong untuk mendapatkan karbohidrat.

Baca Juga: Ortu Jangan Tabu Beri Edukasi Terkait Reproduksi kepada Anak Difabel

Sementara itu, sumber protein bisa diperoleh dari sosis, tempe, tahu, kacang, ikan, kacang-kacangan. Mengutip dari situs Primaya Hospital dan Bisnis.com, Selasa (25/1/2022), diagnosis yang tepat pada masalah balita gizi buruk penting untuk mencegah konsekuensi yang lebih berat pada masa mendatang. Bila orang tua mengetahui bahwa balitanya memiliki tanda gizi buruk, maka sebaiknya balita segera dibawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengutip laman hellosehat.com, Selasa (25/1/20220), kondisi gizi buruk pada anak tidak terjadi secara instan atau singkat. Artinya, anak yang masuk ke dalam kategori gizi buruk sudah mengalami kekurangan berbagai zat gizi dalam jangka waktu yang sangat lama.

Jika diukur menggunakan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA) yang mengacu pada WHO dengan berbagai indikator pendukung, anak dengan kondisi gizi buruk memiliki kategori sendiri. Pada anak, bisa dikatakan mengalami gizi buruk ketika hasil pengukuran indikator BB/TB untuk status gizinya kurang dari 70 persen nilai median.

Baca Juga: Mengenal Diabetes pada Anak Seperti Dialami Aktor Matthew White

Mudahnya, nilai cut off z score berada nilai pada kurang dari -3 SD. Gizi buruk paling sering dialami oleh anak balita ketika tubuhnya kekurangan energi protein (KEP) kronis.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

+ PLUS Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

Frasa ”aja kesusu” atau jangan terburu-buru yang dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Kerja Nasional Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/5/2022), adalah pesan yang berlaku umum, namun juga bisa ditafsirkan lebih sempit sesuai konteks dan ruangnya.

Berita Terkini

Video Penculik Kepergok dan Dikeroyok Warga Viral di Twitter

Video yang menunjukkan penangkapan pria penculikan viral di Twitter.

Apakah Virus Cacar Monyet Berbahaya? Ini Penjelasannya

Untuk menjawab apakah virus cacar monyet berbahaya, ketahui terlebih dulu dua varian utama penyakit ini.

Kecil, Berapa Rata-Rata Ukuran Payudara Wanita Indonesia?

Tahukah Anda berapa ukuran rata-rata payudara wanita Indonesia?

Rangkaian Amalan Doa Sebelum Berangkat Haji, Diawali Salat Sunah

Berikut ini terdapat serangkaian doa sebelum berangkat haji maupun umrah, yang diawali dengan salat sunah dua rakaat.

Arti Mimpi Dikejar Orang Gila, Apakah Pertanda Buruk?

Saat mendapatkan mimpi dikejar orang gila atau ODGJ tentu bikin khawatir dan bertanya-tanya kira-kira apa arti bunga tidur tersebut ya?

Negara-Negara dengan Ukuran Payudara Terbesar di Dunia, Indonesia Jauh!

Beberapa negara menjadi tempat tinggal wanita dengan ukuran payudara terbesar di dunia, Indonesia tidak termasuk.

BMKG Ungkap Penyebab Banjir Rob di Semarang dan Wilayah Pesisir Lain

BMKG ungkap penyebab banjir rob di Semarang dan wilayah pesisir pantai lainnya.

Sering Menahan Kencing? Ketahui Dampak Buruk Kebiasaan Ini

Karena berbagai alasan kita sering menahan kencing, padahal kebiasaan ini berdampak buruk terhadap tubuh loh.

Sering Pipis, Berapa Daya Tampung Normal Kandung Kemih Manusia?

Untuk menjaga kesehatan, ketahui berapakah daya tampung normal kandung kemih manusia?

Doa Ketika Melihat Ka'Bah, Dibaca Pas Haji atau Umrah

Berikut ini terdapat doa ketika melihat Ka'bah, yang dibaca ketika melakukan ibadah umrah maupun haji.

Enak Sih, Tapi Makan Mi Instan yang Baik Idealnya Berapa Kali?

Tak jarang terlintas pertanyaan di kepala idealnya makan mi instan yang baik berapa kali?

Penasaran Berapa Ukuran Miss V yang Normal? Ini Penjelasannya

Jika selama ini Mr P bisa memiliki ukuran berbeda-beda, maka kira-kira berapa sih ukuran Miss V perempuan yang normal?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian? Ini Penjelasannya

Bercita rasa lezat, ibu hamil mungkin merasa khawatir makan durian karena buah ini cenderung tinggi gula.

Banyak Ditemukan pada Kaum LGBT, Cacar Monyet Bukan Penyakit Gay

Kasus monkey pox banyak ditemukan pada kaum LGBT, benarkah cacar monyet merupakan penyakit kaum gay?

Diklaim Masih Ada, Apa Sih Beda Harimau Jawa dan Sumatra?

Diklaim masih ada dan belum punah, apa sih perbedaan harimau Jawa dengan harimau Sumatra?

Diyakini Masih Ada, Bagaimana Wujud Harimau Jawa?

Diyakini masih ada dan belum punah, bagaimana sih wujud hewan harimau Jawa?