Hari Disabilitas Internasional, Ini Permintaan Difabel Salatiga
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, berbincang dengan seorang penyandang disabilitas saat peringatan Hari Disabilitas Internasional di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis (3/12/2020). (Semarangpos.com/Humas Setda Salatiga)

Solopos.com, SALATIGA – Pemerintah Kota atau Pemkot Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada Kamis (3/12/2020), dengan mengajak para penyandang disabilitas atau kaum difabel berbagi cerita.

Sejumlah penyandang disabilitas hadir pada acara yang digelar di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis siang itu. Mereka berkesempatan menyampaikan uneg-uneg kepada Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, dan sejumlah pejabat Pemkot Salatiga yang hadir.

Seorang penyandang disabilitas, Ngatimin berharap Pemkot Salatiga selalu memperhatikan nasib kaum difabel. Perhatian pemerintah tidak hanya saat masa pandemi Covid-19.

“Saya berharap bantuan tersebut tidak hanya sekali ini saja. Semoga tetap ada perhatian meski pandemi Covid-19 sudah selesai. Terutama kepada Bapak Yuliyanto, walau nanti sudah tidak jadi Wali Kota, kami harap masih bersedia menjadi bapak bagi kami dan sesepuh KDHMS [Kelompok Difabel Harapan Mandiri Salatiga,” ujar Ngatimin.

Pemkot Salatiga Dapat Bantuan Rp90 Miliar Untuk Penataan Jensud

Menanggapi hal itu, Wali Kota Yuliyanto berjanji akan memberikan perhatian secara regular kepada kaum difabel. Bahkan, Yuliyanto mengatakan siap memberikan bantuan kepada kaum difabel meski masa baktinya sebagai Wali Kota Salatiga telah berakhir pada 2022 mendatang.

“Bantuan untuk penyandang disabilitas tidak akan berhenti, bahkan hingga saya purna tugas nanti. Warga difabel enggak perlu khawatir,” ujar Yuliyanto.

Pemerintah Renovasi Kota Lasem, Begini Skenarionya…

Bantuan Kursi Roda

Selain menggelar dialog, dalam kesempatan itu Pemkot Salatiga juga memberikan bantuan kepada kaum difabel atau penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan itu berupa 10 unit kursi roda dan sembako senilai Rp500.000. Bantuan itu diberikan secara simbolis oleh Yuliyanto kepada perwakilan kelompok difabel.

Dalam sambutannya, Yuliyanto menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Salatiga yang telah melaksanakan kegiatan peringatan Hari Disabilitas Indonesia dengan memberikan bantuan sembako kepada kelompok difabel.

Viral! Pria Ancam FPI-Rizieq Syihab, Ternyata Oknum Polisi

Yuliyanto menilai pemberian bantuan itu merupakan wujud kepedulian Pemkot Salatiga kepada warganya, terutama kelompok penyandang disabilitas.

“Kepada para pendamping juga saya sampaikan terima kasih atas dedikasinya. Sehingga para penyandang disabilitas dapat terfasilitasi oleh Pemkot Salatiga. Teruslah mencari ke seluruh wilayah Kota Salatiga supaya tidak ada yang terabaikan,” ujar Yuliyanto.

 

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom