HARI BURUH 2015 : KSPSI Soroti Hak Cuti Haid untuk Pekerja Wanita

HARI BURUH 2015 : KSPSI Soroti Hak Cuti Haid untuk Pekerja Wanita

SOLOPOS.COM - Puluhan pekerja Soloraya mengikuti kegiatan Sarasehan Ketenagakerjaan Hari Buruh 1 Mei 2015 di lantai II Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (9/5/2015). (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)

Hari Buruh 2015 diperingati dengan sarasehan ketenagakerjaan yangs alah satunya membahas hak pekerja wanita.

Solopos.com, SOLO —  Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Solo menilai masih banyak perusahaan yang tutup mata terhadap hak-hak yang seharusnya diberikan kepada pekerja perempuan.

Ketua KSPSI Solo, Poerwanto R., mengatakan hak pekerja perempuan tersebut di antaranya adalah cuti haid, hamil dan melahirkan, keguguran, menyusuai dan memerah air susu ibu (ASI) serta pelayanan khusus. Dari beberapa hak tersebut, yang paling menjadi sorotan adalah hak haid karena belum banyak yang mengetahuinya.

“Di lapangan masih banyak pengusaha nakal yang harus memakai surat dokter. Padahal, cuti haid adalah hak bagi pekerja perempuan. Bagian HRD [human resources development] perusahaan juga seharusnya sudah hafal dengan sirkulasi haid ini dan tidak mungkin untuk akal-akalan,” katanya kepada wartawan di sela-sela Sarasehan Ketenagakerjaan Hari Buruh 1 Mei 2015 di lantai II Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (9/5/2015).

Hal tersebut jelas tercantum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 81 yang mengatur pekerja wanita yang sedang menstruasi diizinkan tidak bekerja pada hari pertama dan kedua.

Namun demikian, hal tersebut masih diatur dalam ayat dua yang menerangkan hal itu diatur kembali dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.

KSPSI sendiri merasa kesulitan memantau pekerja perempuan dalam menerima seluruh hak mereka. Sebab, tidak semua perusahaan memiliki serikat pekerja.

Sementara, perwakilan Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanganyar (FKSBK), Eko Supriyanto, menambahkan pekerja perempuan juga masih rentan terhadap kasus pelecehan seksual. Selama awal 2015, pihaknya sudah menerima laporan lisan terhadap kasus tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.