Tutup Iklan

HARI BATIK NASIONAL : Batik PNS Pemkot Solo Dibuat Seragam

HARI BATIK NASIONAL : Batik PNS Pemkot Solo Dibuat Seragam

SOLOPOS.COM - Ilustrasi batik seragam Korpri. (olx.com)

Hari Batik Nasional di Kota Solo diperingati dengan upacara bendera

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana menyeragamkan pakaian batik bagi pegawai negeri sipil (PNS). Anggaran seragam batik akan disiapkan dalam APBD 2017.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan pakaian batik PNS perlu diseragamkan. Penyeragaman batik akan dilakukan di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Kalau sekarang batik yang dipakai PNS bebas. Tapi nanti sehari harus ada seragam batik yang sama di tiap SKPD,” kata Rudy, sapaan akrabnya, ketika dijumpai wartawan seusai upacara peringatan Hari Batik Nasional di Balai Kota, Senin (3/10/2016).

Rudy mengatakan Pemkot telah memiliki seragam batik Kresna yang digunakan setiap Rabu. Namun, Pemkot mengganti seragam batik Kresna dengan putih biru sesuai aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) sejak awal tahun lalu. Tapi baru dua bulan diterapkan, Pemkot mengganti seragam putih biru dengan batik bebas.

Pemkot memperbanyak penggunakan pakaian batik sebagai upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa.

Merujuk Surat Edaran (SE) Nomor 060/612 tentang Pakaian Dinas Bagi PNS di Lingkungan Pemkot, pada Senin, PNS memakai pakaian dinas harian (PDH) khaki, Selasa-Rabu batik bebas, Kamis pekan pertama setiap bulan menggunakan pakaian tradisional (beskap landung), Kamis pekan berikutnya batik, dan Jumat pakaian olahraga atau batik.

“Penggunaan batik bertujuan mendorong sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sekaligus mampu meningkatkan dan menggerakkan perekonomian rakyat,” kata Rudy.

Rudy menuturkan warga Kota Solo patut berbangga dengan perkembangan batik saat ini. Banyak orang yang gandrung terhadap batik khas Solo karena memiliki karakter dan filosofi. “Batik adalah karya luhur bangsa yang harus dilestarikan,” tutur Rudy.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Yulistianto mengatakan pengadaan seragam batik bagi PNS Pemkot Solo akan diajukan dalam penyusunan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) APBD 2017.

Pemkot akan menghitung kebutuhan anggaran untuk pengadaan seragam batik tersebut, termasuk teknis pengadaan seragam apakah disebar di seluruh pos SKPD atau menjadi satu di Bagian Umum Setda Solo.

“Jadi kami belum tahu berapa kebutuhannya. Nanti kami hitung dulu kebutuhannya,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Work From Bali Pulihkan Ekonomi atau Perparah Pandemi?

Program work from Bali atau WFB yang dimaksudkan untuk memulihkan ekonomi menjadi kambing hitam peningkatan kasus Covid-19.

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.