Harga Tembus Rp1 Juta/Gram, Warga Soloraya Serbu Investasi Emas
Ilustrasi investasi emas (Solopos/Farida Trisnaningtyas)

Solopos.com, SOLO — Tren investasi emas di Soloraya kian melejit seiring meroketnya harga emas batangan. Logam mulia ini laris manis diincar investor. Begitu pula dengan produk emas lainnya melalui PT Pegadaian atau pun non-Pegadaian yang diserbu pembeli.

Hal ini tak terlepas dari minat nasabah atau investor yang memilih emas sebagai produk investasi yang lebih aman di masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Kepala Cabang Pegadaian Cokronegaran Solo, Tri Bambang Sulistyo, menyatakan produk emas semakin diminati masyarakat. Menurutnya, harga emas yang kian melejit membuat masyarakat semakin sadar investasi emas.

Positif Covid-19 Tanpa Gejala Lebih Cepat Sembuh? Ini Penjelasan Dokter Spesialis

Ada tiga model investasi emas masyarakat Soloraya. Pertama, masyarakat yang punya uang tunai lebih cenderung membeli emas secara kontan atau tunai lewat Galeri 24.

“Kedua, masyarakat yang belum cukup uang tunainya mereka memilih tabungan emas. Ketiga, masyarakat yang sudah punya emas, tapi khawatir kalau dijual tidak bisa membeli lagi, mereka cenderung gadai,” jelas dia saat ditemui Solopos.com di kantornya, Rabu (29/7/2020).

Bambang menjelaskan harga emas cenderung naik minimal 15 persen setiap tahun. Menurutnya, fluktuasi harga emas ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tingginya permintaan pasar, nilai kurs rupiah terhadap dolar, regulasi, hingga situasi politik.

Solopos Hari Ini: Waspada Klaster Perkantoran

Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta/Gram

Harga emas Antam di Pegadaian menyentuh angka Rp1,030 juta/gram pada Rabu. Sementara untuk tabungan emas harga jualnya Rp9.530/0,01 gram dan harga belinya Rp9.240/0,01 gram.

Sedangkan harga emas batangan di Galeri 24 Rp1,01 juta/gram dan harga buyback emas batangan Galeri 24 Rp907.000/gram. Harga emas batangan UBS Rp1,021 juta/gram dan harga buyback emas batangan UBS Rp907.000/gram.

Tingginya minat masyarakat Soloraya terhadap investasi emas membuat kinerja Pegadaian naik tajam. “Baik tabungan emas atau pun omzet gadai produk kami sama-sama naik dua digit year on year,” papar dia.

Alhamdulillah, 23 Kontak Erat Wawali Solo di DPRD Negatif Covid-19

Perincinannya, untuk tabungan emas di Pegadaian Cokronegaran Solo per 28 Juli 2020 ada 9.409 rekening dengan saldo 17.357,32 gram (17,357 kg) emas. Sedangkan tahunan atau year on year (yoy), nilai tersebut naik 156,4% dibandingkan Juli 2019.

Pada produk gadai, angkanya juga naik signifikan. Omzet pada Januari hingga 28 Juli 2020 Rp167,427 miliar. Sementara pada Januari-Juli 2019 omzet gadai mencapai Rp146,6 miliar. Artinya, ada kenaikan omzet Rp20,8 miliar pada tahun ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom