Harga Tandan Buah Segar Belum Terdongkrak, Menunggu Aturan DPO dan DMO?

Data dari Apkasindo menunjukkan bahwa seluruh wilayah penghasil kelapa sawit tidak ada yang membeli tandan buah segar (TBS) sesuai dengan harga Disbun.

 Petani sawit di Jambi memanen tandan buah segar. (Antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Petani sawit di Jambi memanen tandan buah segar. (Antaranews.com)

Solopos.com, JAKARTA–Harga tandan buah segar (TBS) sawit pada Jumat (27/5/2022) belum terdongkrak.

“Secara umum per hari ini harga TBS masih belum move on, masih jauh dari normal atau sesuai Disbun,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung, Jumat (27/5/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Data dari Apkasindo menunjukkan bahwa seluruh wilayah penghasil kelapa sawit tidak ada yang membeli TBS sesuai dengan harga Disbun.

Per 26 Mei 2022 harga TBS baik di petani swadaya dan mitra sama-sama naik meski hanya sedikit, yakni masing-masing Rp85 per kilogram dan Rp377 per kilogram.

Mengambil contoh provinsi dengan disparitas tertinggi yakni Kalimantan Selatan dengan harga penetapan Disbun di Mei 2022 yaitu senilai Rp3.692 per kilogram.

Baca Juga: Alhamdulillah, Harga Tandan Buah Segar Sawit Merangkak Naik

Per 26 Mei 2022 harga TBS di wilayah tersebut hanya Rp2.075 per kilogram di tingkat petani swadaya dan Rp2.450 per kilogram di plasma.

Sementara itu, hanya harga TBS di Sulawesi Barat yang sesuai dengan penetapan Disbun, baik untuk petani swadaya maupun plasma, yakni Rp1.600 per kilogram.

Sulawesi Barat juga menjadi provinsi dengan harga TBS yang paling murah bila dibandingkan dengan 21 provinsi lainnya.

Gulat Manurung mengatakan di tengah masa menunggu keluarnya kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) pihaknya waswas akan harga TBS di tingkat petani.

Petani berharap dengan kembalinya kebijakan DMO dan DPO seharusnya pungutan ekspor (PE) dapat kembali ke harga normal.

Baca Juga: Airlangga: Pemerintah akan Keluarkan Aturan Pembelian Tandan Buah Segar

“Sekarang kan kembali ke DMO dan DPO, berarti PE harus dikembalikan ke harga normal. Tapi kalau PE tetap, tidak diturunkan, tentu ini adalah sangat menekan harga TBS kami petani. Entahlah, ini kan masih menunggu petunjuk teknis dari,” ujar Gulat.

Sederhananya, petani sawit hanya meminta agar harga TBS dapat sesuai dengan yang ditetapkan Disbun, entah bagaimanapun aturan yang akan diterapkan nantinya.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Masih Menunggu Aturan DMO DPO, Harga Kelapa Sawit Belum Terdongkrak

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Jokowi Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Dewan Nasional KEK, Apa Tugasnya?

Airlangga Hartarto resmi menjadi Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus sesuai Keppres No. 10/2022.

Digitalisasi Layanan BRI Dongkrak Ekonomi Riil, Ini Buktinya

BRI punya proporsi nilai yang unik, yakni dengan mengusung konsep hybrid bank.

Duh, BBM Subsidi Sudah Over Kuota

Upaya untuk menekan penyaluran BBM bersubsidi sangat diperlukan agar over kuota pada tahun ini tidak terlalu lebar.

Taspen Siap Salurkan Gaji-13 untuk Pensiunan, Cek Jadwal Pencairannya

PT Taspen siap menyalurkan pembayaran gaji ke-13 bagi pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan, mulai 1 Juli 2022 sesuai dengan ketentuan berlaku.

Hari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Di Hari Keluarga Nasional, Tokopedia mengajak para orang tua untuk bisa menerapkan pola asuh yang tepat untuk anak.

Akhir Semester I/2022, Rupiah Hampir Tembus Rp15.000 Per Dolar AS

Indeks dolar AS pada pukul 15.10 WIB terpantau turut melemah 0,0510 poin atau 0,05% ke level 105,055.

Pendaftaran Aplikasi MyPertamina Hanya untuk Pemilik Roda 4

Pembukaan pendaftaran yang dilakukan di 11 daerah yang telah ditentukan tidak diperlukan untuk kendaraan roda dua.

Semakin Tergelincir, Berapa Harga Bitcoin Hari Ini?

Harga Bitcoin pada Kamis (30/6/2022) hari ini menyentuh ke level Rp288.562.098 atau US$19.361 berdasarkan pantuan di indodax.

Akhir Semester I/2022, IHSG Ditutup Melemah 6.919,33

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 6.897,67 - 6.990,86.

DPR: Perlu Pengawasan Ketat Penggunaan MyPertamina

Pengawasan ketat penggunaan aplikasi MyPertamina itu untuk mencegah terjadinya kebocoran BBM bersubsidi mengalir ke industri atau kelompok mampu.

Kemenko Perekonomian Goes to Campus Bahas Akses Permodalan UMKM

Acara Kemenko Perekonomian Goes to Campus di Universitas Negeri Yogyakarta ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Konsumen Bisa Cetakan QR Code untuk Transaksi Beli Pertalite dan Solar

Pertamina Patra Niaga menyatakan selain dengan aplikasi MyPertamina, bisa menggunakan QR Code yang sudah dicetak dan dibawa fisiknya ke SPBU untuk membeli Pertalite dan Solar.

Kendalikan Penyebaran PMK, Pemerintah Percepat Vaksinasi Hewan Ternak

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menangani dan mengendalikan kasus penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), 

Delegasi Pertemuan Kedua G20 Ikuti City Tour di Kota Solo

AstraMagz merupakan majalah internal Grup Astra yang berisi informasi tentang perkembangan bisnis dan informasi umum lainnya.

Antisipasi Laman MyPertamina Error, Ini Yang Dilakukan Pertamina

Pertamina Patra Niaga akan memperpanjang masa pendaftaran jika website erorr selama masa pendaftaran.