Tutup Iklan

Harga Minyak Mentah AS Kembali Tergelincir

Harga Minyak Mentah AS Kembali Tergelincir

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Kilang Minyak (JIBI/Bisnis Indonesia/Andry T Kurniadi)

Harga minyak WTI untuk pengiriman November berakhir drop 44 sen di US$49,98 per barel.

Solopos.com, NEW YORK – Harga minyak mentah AS tergelincir ke bawah US$50 per barel untuk pertama kalinya dalam dua pekan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), di tengah kekhawatiran seputar kelebihan suplai global.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November berakhir drop 44 sen di US$49,98 per barel di New York Mercantile Exchange.

Total volume yang diperdagangkan mencapai 13% di bawah rata-rata 100 hari.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Desember ditutup turun 20 sen di US$55,80 per barel, di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Bursa berjangka minyak di New York turun 0,9% setelah sebuah laporan pemerintah menunjukkan rekor ekspor AS pada saat pemeliharaan kilang selama musim gugur biasanya mengurangi permintaan.

Penurunan tersebut juga kemungkinan dipicu oleh produsen yang bergegas mengunci pendapatan mereka di kisaran US$50 per barel dengan kontrak lindung nilai.

“Ada kebutuhan akan minyak mentah yang ringan. Ekspor AS memenuhi kebutuhan tersebut dan di atas semua itu, permintaan minyak mentah turun secara musiman,” ujar Michael Wittner, kepala riset komoditas di Societe Generale SA, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (5/10/2017).

“Pasar akan melihat pelemahan yang biasanya terjadi selama musim gugur dalam beberapa pekan mendatang,” lanjutnya.

Ketika reli pada bulan September membantu mendorong minyak naik, harga telah tergelincir kembali setelah data terakhir menunjukkan kenaikan output OPEC pada bulan lalu.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa kemungkinan perpanjangan kesepakatan dengan OPEC untuk mengurangi produksi, yang akan berakhir pada bulan Maret, setidaknya harus dilakukan sampai akhir 2018.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengungkapkan bahwa rencana OPEC untuk memantau ekspor minyak sedang diupayakan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.