Harga Minyak Goreng Naik Terus, Mendag Didesak Intervensi Pasar

Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung geram atas kenaikan harga minyak goreng di pasaran yang masih belum terkontrol.

 Pengunjung salah satu pusat perbelanjaan di Solo melihat-lihat stok minyak goreng, Jumat (29/10/2021).(Ika Yuniati/Solopos)

SOLOPOS.COM - Pengunjung salah satu pusat perbelanjaan di Solo melihat-lihat stok minyak goreng, Jumat (29/10/2021).(Ika Yuniati/Solopos)

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung geram atas kenaikan harga minyak goreng di pasaran yang masih belum terkontrol.

Padahal kebutuhan komoditas ini terus meningkat, terutama dalam menyambut natal dan tahun baru (Nataru) seperti saat ini. Pihaknya pun sebelumnya telah mengingatkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi untuk segera melakukan langkah-langkah strategis.

PromosiSupaya Pelajaran Sejarah Menarik, Komikkan Saja!

Namun harga minyak goreng justru terus mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, kini dirinya meminta Mendag untuk turun langsung melakukan intervensi pasar.

“Ini sudah terlalu lama dibiarkan. Akhir tahun seperti saat ini kebutuhan minyak goreng sudah pasti meningkat. Sementara, kita belum melihat solusi apa yang diberikan Kementerian Perdagangan,” ujar Martin seperti dikutip Bisnis.com, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: Bikin Akhir Tahun Tak Terlupakan di Best Western Premier Solo Baru

Ketua DPP Partai Nasdem ini juga menyinggung tentang Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) mengenai harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng yang masih berlaku.

Pada peraturan tersebut, HET minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11.000 per liter/ 0,8 Kg. Sedangkan di pasaran saat ini minyak goreng curah Rp17.800/ Kg dan yang bermerk mencapai Rp 19.000 hingga Rp 19.450/ Kg.

“Pemerintah telah menetapkan HET melalui peraturan menteri, tetapi pada prakteknya ketentuan itu diabaikan dan tidak ada sangsi bahkan bagi pelaku usaha,” ungkapnya.

Kemendag sendiri, kata Martin, bahkan telah menyatakan secara lisan bahwa HET untuk sementara tidak diberlakukan dan mengimbau agar industri minyak goreng membanjiri pasar dengan harga promosi sebesar Rp 14.000.

“Kalau benar hal ini terjadi maka wibawa pemerintah dirusak oleh pemerintah sendiri dan sebagai fraksi pendukung pemerintah tentu berkeberatan terjadinya hal seperti ini. Paling tidak ada peraturan yang harus ditegakkan dan kalau ada pelanggaran ya jangan dibiarkan,” ungkap Martin.

Baca Juga: Dorong Transformasi, Ini Strategi Darmawan Prasodjo Nakhodai PLN

Anggota DPR dari daerah pemilihan Sumut 2 ini menjelaskan kondisi di lapangan yang dinilai sungguh memprihatinkan. Bukan saja bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), kenaikan harga minyak goreng ini juga dapat berdampak pada kesehatan rakyat.

“Karena harga mahal, banyak masyarakat terpaksa menggunakan minyak goreng berulang yang kondisinya sudah hitam dan tidak layak. Bahkan minyak goreng oplosan yang dulu dengan susah payah berhasil diatasi, sekarang kembali marak lagi akibat kenaikan harga saat ini,” paparnya.

Menurutnya, pemerintah mempunyai kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) untuk stabilisasi harga minyak goreng. Sehingga seharusnya permasalahan harga minyak goreng saat ini tidak terus berlanjut.

Ia juga meminta pemerintah tidak hanya menyampaikan alasan penyebab kenaikan harga. Karena menurutnya, masyarakat hanya tahu harga di pasaran saat ini. “Berikan dulu solusi untuk harga pasar. Lakukan intervensi pasar dalam bentuk program apapun itu. Karena itu yang ditunggu masyarakat saat ini. Jangan ditunggu-tunggu lagi,” tegasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

IHSG Dibuka Menguat, Saham GOTO, EMTK, BUKA, dan WIRG Melejit

Saham-sahan emiten teknologi terapresiasi pagi ini yang mampu menopang penguatan IHSG.

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Salurkan 32,34% KUR Hingga April 2022

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI terus menyiapkan banyak strategi untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Ada 3 Metode Pembayaran Jalan Tol Via MLFF, Ini Perbedaannya

Ada tiga metode pembayaran jalan tol setelah sistem pembayaran tol nontunai nirsentuh atau MLFF berlaku pada akhir 2022.

Pasar Gelap Masih Membayangi, GIMNI Usul Minyak Goreng Curah Disetop

Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga mengeluhkan keberadaan black market atau pasar gelap yang membuat harga di pasaran terdistorsi.

Jelang Akhir Pekan Rebound! Cek Harga Emas Pegadaian, Jumat 20 Mei 2022

Menjelang akhir pekan, harga emas 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Jumat (20/5/2022) terpantau naik untuk cetakan Antam maupun UBS.

Tegas! Ini Pesan Jokowi untuk Aparat Hukum Soal Mafia Minyak Goreng

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan aparat hukum untuk terus menyelidiki mafia minyak goreng yang merugikan banyak pihak.

Tawarkan Bunga Tinggi, Allo Bank Target Jaring 1 Juta Nasabah Sepekan

PT Allo Bank Tbk. (BBHI) menawarkan bunga tinggi bagi masyarakat yang bersedia menyimpang uang di rekening Allo Bank.

IHSG Diprediksi dalam Tekanan Global, Saham-Saham Bisa Menguat?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas pada perdagangan Jumat (20/5/2022) ini.

Transaksi Tokopedia Naik, Ini Tren Belanja 2021 di Jawa Tengah dan Solo

Tren belanja Tokopedia mencatat pertumbuhan positif.

BEI Resmikan 10 Galeri Investasi Lagi di Soloraya, Ini Daftarnya

Guna mendukung program literasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus membuka galeri investasi di Soloraya melalui kolaborasi dengan berbagai instansi.

Larangan Ekspor Dicabut, Gapki Siap-Siap Ekspor CPO Lagi?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya membuka aliran ekspor minyak goreng dan crude palm oil (CPO). 

Implementasi MLFF akan Dilakukan Bertahap

Penerapan sistem transaksi nontunai nirsentuh atau MLFF akan dilaksanakan akhir 2022 dan bertahap di beberapa ruas jalan tol.

Akan Gantikan E-Toll di Indonesia, Ini Cara Kerja MLFF

Cara kerja MLFF pengganti kartu tol ini memungkinkan kendaraan tidak berhenti untuk membayar karena menggunakan sistem satelit mengukur dan menentukan kalkulasi tarif yang dipotong melalui aplikasi di smartphone.

Keran Ekspor CPO Dibuka, Gapki: Terima Kasih Pak Jokowi

Gapki akan berkoordinasi dengan eksportir dan pengusaha kapal yang biasa mengekspor setelah dibukanya kembali keran ekspor minyak goreng dan CPO oleh Presiden Jokowi dan berlaku Senin (23/5/2022).

Larangan Ekspor CPO, Pendapatan Negara Melayang Rp6 Triliun per Bulan

Negara kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp6 triliun setiap bulannya akibat larangan ekspor crude palm oil atau CPO dan turunannya.