Harga Kedelai di Sukoharjo Naik, Perajin Tempe Terpaksa Kurangi Ukuran

Perajin tempe di Sukoharjo merasakan dampak kenaikan harga kedelai setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

 Perajin tempe asal Dagas, RT 001/RW 002, Desa Mrangen, Polokarto, kurangi berat tempe untuk menyiasati kerugian penjualan tempe akibat kenaikan harga kedelai. (Solopos.com/ Tiara Surya Madani).

SOLOPOS.COM - Perajin tempe asal Dagas, RT 001/RW 002, Desa Mrangen, Polokarto, kurangi berat tempe untuk menyiasati kerugian penjualan tempe akibat kenaikan harga kedelai. (Solopos.com/ Tiara Surya Madani).

Solopos.com, SUKOHARJO — Perajin tempe di Sukoharjo merasakan dampak kenaikan harga kedelai setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan harga kedelai di Sukoharjo tersebut terjadi secara bertahap.

Hal tersebut disampaikan perajin tempe asal Dagas RT 001/ RW 002, Desa Mranggen, Polokarto, Sabiqis. Sabiqis menekuni pekerjaan sebagai perajin tempe sejak 2000.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Namun sempat berhenti pada 2007 saat terjadi kenaikan harga. Kemudian dia mulai menjadi perajin tempe lagi sampai sekarang.

Sabiqis mengatakan, harga kedelai impor yang ia beli saat ini mencapai Rp1,3 juta per kuintal, padahal sebelumnya harga standar mencapai Rp650.000-Rp700.000 per kuintal.

“Saat itu berhetni dulu, pada saat itu kami kebingungan bagaimana menjualnya, karena menurut perhitungan tidak menguntungkan,” kata Sabiqis.

Baca juga: HARGA KEDELAI NAIK : Pemerintah Jual Kedelai Sedikit di Atas Rp8.000/Kg

Ia merasakan kenaikan harga kedelai secara berkala kurang lebih setengah tahun. “Harga kedelai impor naik berkala, ini masih naik, kalau sekarang beli kedelai pasti masih naik,” lanjut Sabiqis.

Sementara itu untuk mengakali agar tidak terlalu merugikan, Sabiqis memilih untuk mengurangi berat tiap tempe yang ia produksi, jika biasanya satu bungkus untuk harga Rp2.000 beratnya tiga ons, sekarang kurang dari dua ons.

“Jika harga tempe dinaikkan, takut pelanggan tidak mau,” lanjut Sabiqis.

Selain itu, jumlah produksi tempe yang biasanya seminggu menghabiskan satu kuintal kedelai impor, Sabiqis harus mengurangi kapasitas produksi menjadi 90 kilogram per hari.

Keuntungan yang didapat Sabiqis tidak mengalami penurunan, namun karena kebutuhan sehari-hari mengalami kenaikan sejak perubahan harga BBM.

Baca juga: HARGA KEDELAI NAIK : Pengrajin Tempe Beralih ke Mlanding & Benguk

“Keuntungan sama, namun pengeluaran bertambah karena harga barang naik. Sekarang transportasi menggunakan pertalite Rp10.000, dulu hanya Rp7.000,” lanjut Sabiqis.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Widnaryanto, mengatakan Sukoharjo miliki area kedelai seluas 1.000 hektare yang dapat menghasilkan kedelai 2,5 ton.

“Kami miliki 1.000 hektare yang menghasilkan 2,5 ton harga panen terakhir Rp14.000,” kata Bahas.

Hasil panen kedelai lokal tersebut dapat mencukupi kebutuhan kedelai di Sukoharjo. “Biasanya kalau perajin tahu tempe bisa pakai yang impor, yang bijinya lebih besar,” lanjut Bagas.

Baca juga: Industri Tahu-Tempe di Boyolali Masih Bergantung Kedelai Impor

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Syiar Kedamaian, Komunitas Ini Bagikan Ratusan Kaus dan Bunga di Solo Baru

      Community Masyarakat Solo Cinta Damai melakukan aksi sosial membagi ratusan kaus, bunga, dan stiker, di traffict light kawasan The Park Mall Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jumat (9/12/2022).

      Selamat! Gerakan Literasi Sukoharjo Tembus Top 45 Kompetisi Inovasi Nasional

      Inovasi gerakan literasi Sukoharjo (Gelis) yang diinisiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo mendapatkan penghargaan bergengsi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

      Di Dayu Karanganyar, Jejak Sungai Besar Purba Ditemukan

      Di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menyimpan jejak sungai besar purba yang terekam dalam salah satu lapisan tanahnya.

      Sejumlah Plafon Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Jebol, Perbaikan Dianggarkan 2023

      Sejumlah atap plafon di Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo jebol. Sementara pemerintah menganggarkan perbaikan pada 2023.

      Buruh Sukoharjo Minta Para Pengusaha Jalankan Struktur Skala Upah

      Ketua Asosiasi Serikat Buruh Sukoharjo dan Ketua Partai Buruh Sukoharjo, minta pengusaha menjalankan skala upah.

      Profil Taufik M Widodo, MC Acara Ngunduh Mantu Nikahan Kaesang-Erina di Solo

      Taufik M Widodo yang merupakan penyiar senior RRI Solo didapuk menjadi master of ceremony atau MC pada rangkaian acara ngunduh mantu nikahan Kaesang-Erina.

      Pengumuman! Pilkades Serentak 67 Desa di Klaten Paling Cepat Digelar Juli 2023

      Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Klaten pada 2023 direncanakan digelar antara Juli-Agustus 2023.

      Arus Lalu Lintas Solo akan Dipantau Drone Polri saat Nikahan Kaesang-Erina

      Polda Jateng mengerahkan drone untuk memantau situasi arus lalu lintas di Solo saat acara nikahan Kaesang-Erina, sekaligus penindakan pelanggaran dengan sistem ETLE.

      Ada Alpukat Jumbo di Lereng Merapi Klaten, Harganya Sempat Tembus Rp40.000/Kg

      Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang merintis kampung alpukat.

      Akhirnya, BLT Sapu Jagat Karanganyar Tahap I Rp1,353 Miliar Cair

      Pemkab Karanganyar akhirnya mencairkan BLT Sapu Jagat untuk ratusan penerima. Mereka menjanjikan ada penyaluran BLT tahap kedua sebelum akhir tahun dengan sasaran yang berbeda.

      Sah! Pasangan Penghayat Kepercayaan Ini Resmi Menikah di Jatisrono Wonogiri

      Hujan deras membalut suasana sakral perkawinan Nanda Linduarda, 23 dan Iqas Cahyaning Suwartini, 20, di Sanggar Candi Busana, Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Selasa (6/12/2022).

      Bocah Balita Telantar di Sragen Dapat Tawaran Bantuan Operasi Bibir Sumbing

      Anak balita yang ditemukan telantar di bawah overpass tol Sragen-Ngawi di Ngrampal, Sragen kini masih dirawat di RSUD Sragen. Ada sejumlah yayasan yang menawarkan bantuan operasi bibir sumbung si anak.

      Pemkab Sragen Kini Punya Aplikasi yang Bisa Awasi Hibah untuk Tempat Ibadah

      Bagian Kesra Setda Sragen kini memiliki aplikasi yang bisa memantau dan mengevaluasi penyaluran bantuan hibau untuk tempat ibadah. Namanya Sinapati Plus.

      Dijual Rp9.500/Kg, 3,5 Ton Beras di Pasar Murah Tasikmadu Ludes dalam 1 Jam

      Dispertan PP Karanganyar untuk kali ketiga menggelar pasar murah sejumlah kebutuhan pokok. Kali ini digelar di Kantor Kecamatan Tasikmadu.

      Ketika Spanduk Bergambar Ganjar Pranowo Mendadak Bertebaran di Jalan Solo-Jogja

      Satpol PP dan Damkar Klaten mencopoti ratusan spanduk dan banner liar yang bertebaran di sepanjang ruas jalan raya Solo-Jogja.