Bawang merah dan bawang putih diperdagangkan di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (11/11/2019). (Antara-Sumarwoto)

Solopos.com, PURWOKERTO — Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah merangkak naik. Kondisi itu tercipta seiring mulai berkurangnya pasokan dari petani.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Antara di Pasar Manis, Senin (11/11/2019), harga bawang merah naik dari Rp30.000/kg menjadi Rp33.000/kg. Sementara itu, harga bawang putih naik dari Rp32.000/kg menjadi Rp34.000/kg.

Sedangkan, harga cabai merah besar naik dari Rp33.000kg menjadi Rp35.000/kg. Sementra itu. Harga cabai rawit merah naik dari Rp43.000/kg menjadi Rp45.000/kg.

Salah seorang pedagang sayuran, Yuni, mengatakan kenaikan harga tersebut—khususnya harga bawang merah—berlangsung secara bertahap sejak awal bulan November. "Pada akhir Oktober, harga bawang merah masih berada di kisaran Rp27.000/kg, namun sejak awal November naik menjadi Rp28.000/kg, kemudian Rp29.000/kg, Rp30.000kg, dan sekarang Rp33.000/kg," paparnya.

Sama halnya dengan bawang merah, kata dia, kenaikan harga bawang putih juga berlangsung secara bertahap. Dari semula Rp31.000/kg pada akhir bulan Oktober menjadi Rp32.000/kg pada pekan pertama bulan November. Kini, harganya Rp34.000/kg.

Menurut dia, kenaikan harga cabai rawit merah juga berlangsung secara bertahap, yakni dari Rp38.000/kg pada akhir bulan Oktober menjadi Rp43.000/kg pada pekan pertama bulan November dan sekarang menjadi Rp45.000/kg.

"Kalau harga cabai merah besar memang masih fluktuatif, karena beberapa hari lalu juga sempat mencapai Rp35.000/kg kemudian turun menjadi Rp33.000/kg, sekarang naik lagi menjadi Rp35.000/kg," katanya.

Ia mengatakan kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut terjadi karena mulai berkurangnya pasokan dari petani. "Kabarnya sih pasokan dari petani mulai berkurang sehingga berdampak pada kenaikan harga di tingkat pedagang besar, sehingga kami pun menyesuaian harga," jelasnya.

Pedagang lainnya, Hamidah mengharapkan kenaikan harga tersebut khususnya komoditas cabai tidak seperti yang terjadi beberapa waktu lalu karena memberatkan konsumen maupun pedagang. "Kalau kenaikan harganya terlalu tinggi, daya beli konsumen akan menurun dan pedagang pun akan kesulitan berjualan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten