Harga Kacang Sacha Inchi Wonogiri yang Sudah Dikupas Tembus Rp15.000/Kg

Kacang Sacha Inchi tergolong tanaman baru bagi warga di Kabupaten Wonogiri.

 Pengelola Koperasi Santri Indonesia (Kosasi) yang bertindak sebagai perusahaan mitra petani kacang sacha inchi di Wonogiri, Joni Arisanto (kedua dari kiri), sedang menjelaskan khasiat kacang sacha inchi kepada Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno (kiri), Selasa (13/9/2022). (Solopos.com/Luthfi Shobri M.)

SOLOPOS.COM - Pengelola Koperasi Santri Indonesia (Kosasi) yang bertindak sebagai perusahaan mitra petani kacang sacha inchi di Wonogiri, Joni Arisanto (kedua dari kiri), sedang menjelaskan khasiat kacang sacha inchi kepada Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno (kiri), Selasa (13/9/2022). (Solopos.com/Luthfi Shobri M.)

Solopos.com, WONOGIRI — Kacang sacha inchi tergolong tanaman baru bagi warga di Kabupaten Wonogiri. Meski baru, warga mulai tertarik menanam kacang jenis ini.

Sebagaimana diketahui, kacang sacha inchi Wonogiri dikenal memiliki banyak manfaat. Tak heran, sacha inchi Wonogiri dikenal sebagai tanaman sejuta manfaat.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Dikutip dari www.kemdikbud.go.id, Rabu (14/9/2022), daun sacha inchi mengandung antioksidan dan dapat dimakan sebagai sayur ataupun diolah sebagai teh. Biji buahnya memiliki kandungan asam lemak. Minyak hasil ekstraksi biji sacha inchi memiliki berbagai manfaat baik untuk kosmetik sebagai pelembab dan pencerah kulit.

Minyak sacha inchi juga memiki berbagai manfaat untuk kesehatan, seperti penurun kolesterol dan asam urat, peningkat kecerdasan, dapat mengurangi resiko jantung bengkak, risiko stroke, menurunkan aktivitas tumor, radang sendi dengkul, meningkatkan penglihatan (katarak), dan menurunkan rasa kesemutan.

Harga kacang sacha inchi Wonogiri lumayan tinggi. Kacang sacha inchi gelondongan biasanya dijual Rp5.000-Rp7.000/kg. Sedangkan sacha inchi yang sudah dikupas senilai Rp15.000/kg.

Baca Juga: Mete dan Sacha Inchi, Kacang Istimewa dari Wonogiri

Salah seorang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Winarno, menanam kacang sacha inchi di atas lahan 4.300 meter persegi. Total kacang yang ditanam mencapai 700 batang.

“Modal saya Rp15 juta. Setelah itu saya tanami bibit kacang sacha inchi, memberi pupuk dua kali dan disirami. Enggak rutin. Setelah ditunggu lebih kurang enam bulan, tanaman sacha inchi sudah bisa dipanen,” ungkapnya kepada Solopos.com, Senin (19/9/2022).

Masa panen kacang sacha inchi dapat dilakukan setiap pekan. Setiap batang tanaman yang sudah memasuki masa panen juga tak perlu dicabut karena dapat dipanen kembali.

Baca Juga: Sacha Inchi di Wonogiri Ternyata Dikenal sebagai Kacang Sejuta Manfaat

“Masih dipanen setiap pekan sekali. Setiap pohonnya bisa menghasilkan satu kg kacang sacha inchi gelondongan,” kata dia.

Petani kacang sacha inchi Wonogiri lainnya, yakni Joko. Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro ini mengaku telah menanam kacang sejuta manfaat ini di atas lahan 2.000 meter persegi sejak 2019.

Setelah lebih dari setahun lahan kacang sacha inchinya ditanam, ia menemui kendala kekurangan air. Masalah air yang minim berakibat pada kehancuran tanaman kacang sacha inchi miliknya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Kabel PT Telkom Senilai Puluhan Juta Rupiah Dicuri, Begini Cara Pelaku Beraksi

      Sindikat pencuri kabel Telkom membawa beragam peralatan seperti linggis, kapak, pasak hingga balok kayu untuk mempermudah mengangkat gulungan kabel.

      HUT Ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo Undang Tukang Becak Makan Bersama

      Dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo mengundang tukang becak, pemulung, penyapu jalanan, dan petugas kebersihan makan bersama.

      Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini: Berawan lalu Gerimis saat Sore

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Rabu (5/10/2022), diprediksi berawan saat pagi hingga siang kemudian hujan dengan intensitas ringan saat sore.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: Aman! Berawan Pagi hingga Malam

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini, Rabu (5/10/2022) diprediksi berawan sepanjang hari menurut BMKG.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022, Lebih Bersahabat

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 5 Oktober 2022, Dominan Berawan

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Solo Rabu 5 Oktober: Berawan Sepanjang Hari dan Tidak Hujan

      Prakiraan cuaca Kota Solo pada Rabu (5/10/2022) ini menurut prakiraan cuaca dari BMKG akan berawan sepanjang dan tidak ada potensi hujan.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Rabu Ini: Berawan Sepanjang Hari

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Rabu 5 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Rabu Ini: Berawan Pagi-Malam

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Rabu 5 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Los Dol hingga Medot Janji, Denny Caknan Hibur 3.000 Penonton di Sekaten Solo

      Penyanyi asal Ngawi, Denny Caknan, sukses menghibur ribuan penonton lewat lagu-lagu andalannya di panggung hiburan Sekaten di Alkid Keraton Solo, Selasa (4/10/2022) malam.

      4 Oknum TNI-Polri Tertangkap Curi Kabel Telkom di Solo, Warganet: Ngisin-isini!

      Warganet dibuat geram dengan ulah empat anggota TNI-Polri yang terlibat komplotan tukang curi kabel Telkom di Solo.

      Jelang Muktamar Muhammadiyah di Solo, Pimpinan-Dosen UMS Dilarang Keluar Kota

      Rektor UMS Sofyan Anif melarang civitas akademika UMS khususnya pimpinan dan dosen untuk keluar kota menjelang pelaksanaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

      Secuil Cerita dari Mereka yang Memilih Seni Tradisi di Wonogiri

      Agus Subakir, 40, mendirikan Komunitas Janggleng di Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri pada 2009.

      Badan Wakaf Sukoharjo: Yuk, Berwakaf Juga Bisa dengan Uang Tunai

      Badan Wakaf Kabupaten Sukoharjo diminta mulai menyosialisasikan gerakan wakaf tunai.

      Walah, 50 Persen ASN Pemkot Solo Ternyata Belum Punya Rumah

      Sebanyak 50% dari total jumlah ASN di Pemkot Solo diketahui belum memiliki rumah sendiri. Pemkot bersama PT Taspen akan membangunkan rumah untuk mereka.