Harga Emas Antam Makin Nyungslep Kamis 4 Juni, Turun Rp17.000
Emas Antam-LM (Bisnis-Dedi Gunawan)

Solopos.com, JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) makin nyungslep alias turun tajam pada perdagangan Kamis (4/6/2020). Ini berarti emas Antam melanjutkan tren pelemahannya pada Rabu (3/6/2020) yang turun Rp16.000.

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam untuk cetakan 1 gram terjun Rp17.000 menjadi Rp887.000 per gram pada Kamis. Pada perdagangan Rabu harga emas Antam dipatok Rp904.000 per gram.

Selain itu, harga emas dengan satuan terkecil 0,5 gram juga turun Rp8.500 menjadi seharga Rp473.500 pada Kamis. Lebih lanjut, untuk satuan 2 gram, emas Antam dihargai Rp1.714.000, 3 gram Rp2.546.000, 10 gram Rp8.365.000, dan 25 gram Rp20.787.000. Harga emas Antam ini berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta.

Disuntik Facebook dan Google, Gojek Percepat Akses Ekonomi Digital Bagi UMKM

Adapun, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga anjlok Rp25.000 ke posisi Rp776.000 per gram. Harga jual kembali ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta.

Berdasarkan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenai PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP. Sedangkan untuk non-NPWP dikenai PPh 3 persen. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Pengelola Wisata Karanganyar Siap Buka dengan Protokol New Normal

Prediksi Harga Emas Global

Di tingkat global, harga jual emas pun diperkirakan bakal terus melemah. Berdasarkan data Bloomberg, seperti dikutip Bisnis.com, harga emas terkerek turun 0,50 persen ke US$1.725 untuk jenis Comex dan 0,47 persen ke US$1.719 untuk harga spot.

Solopos Hari Ini: Kangen Nongkrong

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan pelemahan emas tidak lepas dari penerapan kenormalan baru atau new normal di sejumlah negara. Hal itu telah memberikan euforia akan pembukaan aktivitas ekonomi di tengah pandemi.

“Rencana new normal di Indonesia memberikan sentimen positif ke aset berisiko. Pelaku pasar seakan tidak mau ketinggalan kereta untuk masuk ke aset berisiko,” katanya kepada Bisnis.com, Rabu.

Sambut New Normal, Semua Tenant Mal di Solo Beroperasi Kecuali 2 Wahana Ini

Menurut dia, minat investor terhadap aset berisiko saat ini sedang tinggi, maka harga emas yang termasuk sebagai aset aman sedikit tertekan. Adapun yang menjadi satu-satunya sentimen positif saat ini adalah stimulus besar Bank Sentral AS.

Ariston memperkirakan pada Kamis harga emas bakal menguji US$1.690 untuk level support dan US$1.740 untuk level resistance. Selain itu, pelemahan emas ikut mendorong penguatan rupiah terhadap dolar.

Sumber: Bisnis.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom