Pedagang daging ayam di Pasar Sunggingan Baru, Boyolali, Selasa (4/6/2019). (Solopos/Tamara Geraldine)

Solopos.com, BOYOLALI -- Harga daging ayam potong di pasar tradisional Boyolali pada H-1 Lebaran 2019, Selasa (4/6/2019), semakin menggila. Di Pasar Sunggingan Baru, harga ayam potong mencapai Rp40.000 per kilogram (kg).

Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Sunggingan, Anik Kriyanti, 45, mengatakan harga ayam naik secara bertahap saat memasuki awal Ramadan. Normalnya harga daging ayam Rp28.000/kg, namun pada Selasa ini sudah tembus Rp40.000/kg.

“Dalam dua hari terakhir ada kenaikan Rp2.000 per kg. Harganya diprediksi akan terus naik,” ujar Anik saat ditemui Solopos.com di Pasar Sunggingan Baru, Selasa.

Ia mengatakan permintaan ayam potong menjelang Lebaran tetap tinggi meski harganya naik. Dalam satu hari, Anik menjual hingga tiga kuintal ayam. Pada hari biasa, hanya menjual hingga 1,25 kuintal sehari.

“Meski naik, stok ayam justru saya tambah. Soalnya, permintaan juga naik. Pembeli sudah memaklumi kenaikan harga ini,” ujarnya.

Hal senada dikatakan pedagang ayam di Pasar Gagan, Boyolali, Sri Marsini. Ia mengatakan jumlah pembeli ayam semakin hari meningkat. “Harganya sudah tinggi. Saya menjual Rp42.000 per kilogram,” ujarnya.

Pedagang sembako lainnya di Sunggingan Baru, Sugito, 72, mengatakan salah satu harga sembako yang diprediksi terus naik adalah telur. Saat sekarang, harga telur masih tinggi, yakni Rp20.000 per kilogram.

“Harganya saat ini naik Rp2.000 per kilogram. Beberapa hari lalu masih Rp18.000 per kilogram. Dengan kenaikan harga telur ini, saya tak berani menyetok telur banyak-banyak. Paling 15 kilogram per hari. Takut tidak ada yang membeli,” katanya.

Sugito mengatakan harga sembako lainnya di Boyolali relatif stabil. Misalnya minyak goreng Rp12.500 per kilogram, bawang merah Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp55.000 per kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram.

“Ada yang naik dan ada yang turun itu sudah biasa. Yang penting ada pembelinya. Salah satu komoditas yang harganya turun itu bawang putih dari Rp53.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram. Mungkin karena stok di pasaran terlalu berlimpah. Makanya harganya berkurang,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: