SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Bandung–Tidak hanya cabai rawit saja yang harganya meroket. Yang paling fantastis, harga cabai kering menembus Rp 100.000 per kilogram dari awalnya Rp 40.000 per kilogram.

“Ini fantastis. Kenaikannya sangat tinggi sekali. Biasanya paling naik itu cuma diangka Rp 45.000 per kilogram,” jelas Ketua II Persatuan Pedagan Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar, Agus Fadillah, saat dihubungi via ponsel, Selasa (21/12).

Promosi Keren! BRI Raih Enam Penghargaan di PR Indonesia Awards 2024

Agus menjelaskan, kenaikan harga cabai kering ini sudah berlangsung empat hari lalu di 34 pasar tradisional di Kota Bandung. Harga tersebut, kata Agus, boleh dibilang baru terjadi selama kurun waktu lima tahun terakhir ini. “Cabai kering ini biasa pembelinya pedagang baso, kupat tahu dan lainnya,” jelas Agus.

Ia menambahkan, kenaikan harga bermacam jenis cabai itu antara lain dampak anomali cuaca ekstrem dan jelang Natal 2010. Selama ini pasokan berbagai jenis cabai berasal dari wilayah Jawa Tengah, Ciamis, Garut Selatan dan Lembang.

Dalam berita sebelumnya, harga cabai di pasar tradisional di Kota Bandung semakin ‘pedas’. Cabai rawit merah saat ini menembus Rp 60.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 22.000 hingga Rp 25.000 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau harganya Rp 50.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per kilogram. Begitu juga harga cabai merah yang kini harganya Rp 45.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 20.000 ribu per kilogram.

dtc/tiw

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya