Harga BBM di Indonesia Paling Murah Se-Asia Tenggara? Cek Perbandingannya

Harga jual eceren bahan bakar minyak di Indonesia disebut masih lebih murah jika dibandingkan kebnyakan negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara.

 Ilustrasi mengisi BBM. (Solopos/dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi mengisi BBM. (Solopos/dok)

Solopos.com, JAKARTA – Harga jual eceren bahan bakar minyak di Indonesia disebut masih lebih murah jika dibandingkan kebnyakan negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara. Namun, harga di dalam negeri masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga di Malaysia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan, berdasarkan data per 22 September 2021 harga jual eceran BBM yang disalurkan melalui SPBU atau SPBN di Indonesia merupakan yang paling rendah karena masih diberikan subsidi dan kompensasi yaitu untuk jenis minyak solar dan bensin RON 88.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih menuturkan, harga jual eceran jenis BBM umum nonsubsidi yang disalurkan melalui SPBU dan atau SPBN di Indonesia termasuk cukup rendah dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya, kecuali beberapa jenis BBM di Malaysia dan Myanmar.

Baca Juga: Gelombang 21 Kartu Prakerja Terakhir Tahun Ini, akan Ada Lagi Enggak Ya?

Untuk bensin RON 90/91 di Indonesia yang dijual Rp7.650 -Rp10.890 per liter masih lebih rendah jika dibandingkan harga di Thailand senilai Rp12.675 per liter, Filipina Rp14.122 – Rp17.897 per liter, dan Laos Rp15.167 per liter.

Sementara itu BBM jenis RON 92 di Indonesia seharga Rp9.000 – Rp11.570 masih yang termurah jika dibandingkan dengan Vietnam Rp12.688 per liter, Myanmar seharga Rp9.453 per liter, dan Kamboja Rp13.960 per liter.

Bensin jenis RON 95 di Indonesia yang dijual Rp10.950–Rp12.070 masih lebih mahal dari harga yang dijual di Malaysia Rp6.975 per liter. Namun, masih lebih murah jika dibandingkan dengan harga di Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Baca Juga: Matahari Kota Bogor Resmi Tutup Operasional, Ini Penjelasan Manajemen

Menstabilkan Harga

Hal yang sama juga pada harga bensin RON97/98 di Indonesia yang dipatok Rp12.300 – Rp12.310 masih lebih mahal dari harga di Malaysia Rp9.289 per liter. Harga di Indonesia masih lebih murah jika dibandingkan dengan di Singapura, Filipina, Myanmar, Kamboja.

Harga solar CN 51 Indonesia yakni Rp11.150 – Rp11.190 per liter hanya lebih murah dari Singapura, Filipina, Laos, dan Kamboja. Sementara itu, harga di Indonesia jika dibandingkan dengan di Malaysia, Vietnam, dan Myanmar masih lebih mahal.

Soerja menjelaskan, perbandingan harga BBM Indonesia dan Malaysia berdasarkan informasi dari Ministry of Finance Malaysia, pemerintah Malaysia memberlakukan kebijakan automatic pricing mechanism (APM) formula dalam penetapan harga BBMnya yang berfungsi untuk menstabilkan harga bensin (bensin RON 95, bensin RON 97) dan solar sampai batas tertentu, melalui pemberlakuan pajak penjualan dan subsidi dalam jumlah yang bervariasi, sehingga perubahan harga eceran dipengaruhi oleh besaran pajak dan subsidi dalam batas tertentu sesuai kebijakan yang ditetapkan Pemerintah.

Baca Juga: Yuk Buka Tabungan Secara Digital Melalui OCTO Savers CIMB Niaga

“Dengan kebijakan APM tersebut, pemerintah Malaysia menjaga harga BBM pada level tertentu melalui pemberian insentif,” katanya seperti dikutip dalam keterangan resminya seperti dilansir Bisnis, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu, penyesuaian harga jual eceran BBM yang dilakukan PT Pertamina, kata Soerja, PT Pertamina (Persero) telah melaporkan penyesuaian harga jual eceran jenis BBM umum yang disalurkan melalui SPBU dan atau SPBN untuk jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex yang berlaku per tanggal 18 September 2021 kepada Kementerian ESDM melalui surat Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nomor R-141/C00000/2021-S3 tanggal 11 September 2021 perihal Informasi Penyesuaian Harga BBM Jenis Umum Pertamina September 2021.

Penyesuaian harga jual eceran Pertamax Turbo dan Pertamina Dex sebagai jenis BBM umum yang disalurkan melalui SPBU dan atau SPBN dimaksud telah sesuai dan tidak melebihi batas atas harga jual eceran sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui SPBU dan atau SPBN.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tegas! Jokowi Beri Waktu 2 Tahun Bagi BUMN untuk Berubah

Selain membangun nilai, Presiden Jokowi juga meminta agar para direksi BUMN memiliki kepercayaan diri dalam berusaha.

Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah Dorong Ekspor Lewat Kebijakan

Surplus perdagangan yang terus terjaga terutama disebabkan karena kinerja komoditas ekspor andalan Indonesia yang terus meningkat.

Hotel di Mandalika Full Booked di Tanggal Event Superbike dan MotoGP

Harga hotel di sekitar Sirkuit Mandalika pun naik dua kali lipat untuk pemesanan di tanggal perhelatan Superbike dan MotoGP.

OJK Terima 19.711 Aduan Soal Pinjol Ilegal, Ada Teror hingga Pelecehan

Sebanyak 52,97 persen (10.411 aduan) di antaranya masuk dalam kategori pelanggaran ringan/sedang, sementara 47,03 persen (9.270) aduan lainnya pelanggaran berat.

3.516 Aplikasi Telah Diblokir, Ini Cara Mengecek Legalitas Pinjol

OJK telah memiliki nota kesepahaman dengan Kepolisian, Kemkominfo, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Bank Indonesia untuk berkolaborasi dalam pemberantasan pinjol ilegal.

Ada Klub Sepak Bola Liga 1 Papan Atas Mau IPO Hlo, Siapa Ya?

PT Satu Global Investama (SGI) tengah merampungkan persiapan calon emiten baru, salah satu klub sepak bola liga 1 ternama di Indonesia untuk dapat melantai di bursa saham.

Lovetober, Cara Hemat Nikmati Ayam Panggang Khas Solo

Ayam panggang khas Solo I Am In Love memberikan promo khusus selama Oktober melalui Lovetober untuk para penggemar ayam panggang.

Simas Covid-19 dan Gamipro, Inovasi Terbaru Asuransi Sinar Mas

PT Asuransi Sinar Mas meluncurkan Simas Covid-19, asuransi yang menyediakan perlindungan khusus biaya perawatan Covid-19.

Produksi Padi Tahun Ini Naik Tipis, 3 Provinsi Paling Potensial

Produksi padi tertinggi pada 2021 terjadi pada Maret, yaitu sebesar 9,67 juta ton GKG, sedangkan produksi terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 2,08 juta ton GKG.

Utang Tersembunyi Indonesia dari China Rp488 T? Ini Tanggapan Kemenkeu

Lembaga riset Amerika Serikat (AS) AidData mengungkap Indonesia menumpuk utang dari China hingga total senilai USD34,38 miliar, atau setara Rp488,9 triliun.

Wow, Neraca Perdagangan RI Surplus 17 Bulan Beruntun!

Komoditas nonmigas penyumbang surplus terbesar adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.

Presiden Apresiasi Transformasi BUMN, Begini Respons Erick Thohir

Transformasi yang dijalankan Kementerian BUMN agar perusahaan-perusahaan BUMN makin profesional, transparan, dan akuntabel mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

Milenial dan Gen Z Paling Banyak Memanfaatkan Subsidi Rumah

Milenial menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Beroperasi Agustus 2022, LRT Jabodebek Melaju Tanpa Masinis

Sebelum beroperasi, LRT Jabodebek kereta tanpa masinis terlebih dahulu harus menjalani pengujian di lapangan.

Listrik PLN Dongkrak Produktivitas Kebun Melon Hidroponik Petani Blora

Peresmian penyambungan listrik daya 5.500 VA yang mensuplai kebutuhan listrik kebun melon dengan sistem hidroponik tersebut diselenggarakan Rabu (13/10/2021).

Aplikasi PLN Mobile Punya Banyak Fitur Baru, Bisa Beli Token Rp5.000

Kali ini PLN menghadirkan Major Launch atau Grand Launching PLN Mobile, dengan sejumlah fitur canggih baru untuk kemudahan layanan bagi pelanggan.