Tutup Iklan -->
Harga Bawang Merah Dan Putih di Sukoharjo Terkerek Naik, Ini Penyebabnya
Ilustrasi bawang merah. (Harvesttotable.com)

Solopos.com, SUKOHARJO — Harga bawang merah dan bawang putih di pasar tradisional Sukoharjo terkerek naik beberapa waktu terakhir.

Kenaikan harga dipicu faktor alam yang berdampak pada ketersediaan komoditas tersebut.

Pantauan Solopos.com di pasar tradisional Sukoharjo, Senin (2/3/2020), harga bawang merah Rp30.000 per kilogram (kg) atau naik hingga Rp10.000 per kg.

Harga bawang putih yang sempat turun kembali terkerek naik dari Rp35.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg. Kenaikan harga tersebut terjadi bertahap dalam sepekan terakhir.

Salah satu pedagang di Pasar Bekonang, Wahyu Setyo, 23, mengatakan kenaikan harga bawang putih dan bawang merah terjadi sejak sepekan lalu. Kenaikan harga komoditas tersebut diperkirakan terus terjadi karena faktor cuaca di daerah penghasil.

Minuman Es, Nasi, dan Lauk Jadi Penyebab Inflasi di Solo, Kok Bisa?

“Bawang putih karena ramai soal virus Corona naik tajam. Kemudian sempat turun menjadi Rp35.000 per kg, sudah sepekan naik lagi sekarang Rp40.000 per kg-nya. Bawang merah juga sama naik,” katanya ketika dijumpai Solopos.com, Senin.

Dia mengatakan kenaikan harga terjadi secara bertahap setiap tiga hari. Kenaikannya rata-rata Rp1.000 per kg.

Berbeda dengan cabai rawit dan cabai keriting yang harganya turun. Cabai merah rawit turun dari semula Rp45.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg.

Sedangkan cabai merah keriting dari Rp60.000 menjadi Rp35.000 per kg. Harga cabai ini terus menurun dalam sebulan terakhir.

Sebut Virus Corona Tentara Allah Pelindung Uyghur, UAS: Itu Salah Satu Tafsir

Pedagang lain, Heni, 55, juga menyampaikan kenaikan harga untuk komoditas kebutuhan sembilan bahan pokok, seperti telur ayam, dan gula pasir.

Harga telur ayam semula Rp22.000 per kg kini menembus Rp26.000 per kg. Begitu pula gula pasir dari Rp11.000 per kg menjadi Rp13.000 per kg; minyak goreng curah dari Rp10.000/kg menjadi Rp12.000/kg. Sedangkan harga beras relatif stabil.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho