Harga Bawang Bombai di Kota Madiun Meroket Tak Terkendali
Ilustrasi bawang bombai. (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Harga bawang bombai di Kota Madiun, Jawa Timur, meroket tak terkendali. Kini komoditas itu dijual seharga Rp140.000/kg, biasanya hanya Rp30.000/kg.

Minimnya stok di pasaran diyakini jadi penyebab tingginya harga bawang bombai. Bawang ini mulai langka sejak beberapa terakhir.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sleko Kota Madiun, Lastri, mengatakan tidak lagi menjual bawang bombai untuk sementara ini. Ia kesulitan kulakan karena barangnya yang mulai langka. Kalau pun ada, harganya sudah melambung tinggi.

Wali Kota Minta Warga Madiun yang Merantau Jangan Pulang Dahulu

"Saya biasanya ya jual bawang bombai. Tapi karena kondisinya seperti ini dan harganya juga tinggi. Jadi saya tidak kulakan," kata dia, Senin (30/3/2020).

Lastri menuturkan bawang bombai mulai langka sejak beberapa pekan terakhir.  Dia mengaku kali terakhir menjual bawang bombai awal Januari 2020, saat itu harga jualnya masih Rp30.000/kg.

Namun, sejak harganya meningkat terus, ia pun memutuskan untuk tidak menjual bawang bombai. Kenaikan harga bawang bombai ini cukup signifikan. Hargannya meroket menjadi  Rp100.000/kg sampai Rp140.000/kg.

Tinggal 1 Kelurahan Di Kota Madiun Yang Belum Terjamah Covid-19

"Sekarang pedagang banyak yang tidak jual bawang bombai. Ya dengan harga segitu tentu takut. Apalagi bawang yang ada kondisinya banyak yang rusak, tidak seperti saat harganya normal," jelas Lastri.

Selain bawang bombai, komoditas gula pasir juga harganya masih tinggi. Saat ini, pedagang menjual gula pasir Rp18.500/kg. Padahal harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp12.500/kg.

Bukan Kebutuhan Pokok

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Gaguk Hariyono, mengatakan saat ini memang kondisi komoditas bawang bombai cukup langka di Kota Pendekar. Menurutnya, kelangkaan ini tidak menjadi soal karena bawang bombai bukan kebutuhan pokok.

Ternyata Disinfektan Bahaya Bagi Tubuh, Ini Cara Paling Aman Tangkal Corona

Sementara  ketersediaan bawang merah dan bawang putih saat ini masih banyak. "Bawang bombai itu kan hanya jadi alternatif. Jadi sejauh ini tidak ada masalah. Berbeda kalau yang langka bawang putih," ujar Gaguk saat dihubungi, Senin.

Sedangkan untuk kenaikan harga gula pasir, Pemkot Madiun bersama Bulog secara rutin menyelenggarakan operasi pasar. Dalam operasi pasar ini harga gula pasir dijual sesuai Rp12.500/kg.

"Operasi pasar ini untuk menekan harga gula pasir di lapangan supaya bisa turun," ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho