Harga Anjlok, Peternak Ayam Malah Bagi Telur Gratis

Cara unik memprotes anjloknya harga telur dilakukan oleh puluhan peternak ayam petelur di Magetan, Jawa Timur.

 Telur ayam dibagikan gratis oleh peternak ayam petelur di Magetan (Foto: Sugeng Harianto)

SOLOPOS.COM - Telur ayam dibagikan gratis oleh peternak ayam petelur di Magetan (Foto: Sugeng Harianto)

Solopos.com, MAGETAN — Cara unik memprotes anjloknya harga telur dilakukan oleh puluhan peternak ayam petelur di Magetan, Jawa Timur. Mereka membagikan telur secara gratis sebagai wujud protes.

“Ini bentuk protes kita ke pemerintah atas anjloknya harga telur,” ujar Sunoto, 45, kepada wartawan di simpang empat pasar baru Magetan Senin (27/9/2021).

Aksi digelar mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Para peternak telur ayam membagikan 700 bungkus plastik berisi telur setengah kilogram.

Baca juga: Duh, 150 Hakim di Jatim Diadukan karena Melanggar Kode Etik

Bungkusan berisi telur dibagikan kepada pengguna jalan. Warga sendiri mengaku senang mendapat telur gratis setengah kilogram.

“Alhamdulillah senang dapat telur gratis,” ujar salah satu pengendara motor, Endang.

Dalam aksinya, peternak ayam juga membawa spanduk dan poster. Antara lain, Stop peredaran telur HE breeding dan selamatkan peternak rakyat. Selamatkan Peternak rakyat.

Baca juga: Pemerintah Dukung Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Sejak enam bulan terakhir harga telur turun dari Rp20.000 menjadi Rp14.000 per kilogram,” ungkap salah satu peternak, Soni.

Soni menambahkan peternak mengeluhkan harga pakan ayam yang naik dua kali lipat dari Rp 8 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilogram. ‘Harga pakan naik harga telur turun gimana mau untung,” pungkas Soni.

Aksi peternak ayam petelur ini dijaga oleh belasan petugas kepolisian yang melakukan pemantauan. Polisi juga mengimbau agar tetap menggunakan masker kepada para peternak.

peternak ayam
Protes peternak ayam petelur di Magetan. (Detik.com)


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Demo BEM SI 2 Tahun Jokowi Ma'ruf Memanas, Massa Bakar Ban

Massa dari BEM Seluruh Indonesia (SI) membakar ban di lokasi demonstrasi 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin.

Polisi Gunakan Mobdin Buat Pacaran, Kompolnas: Itu Duit APBN!

Poengky meminta anggota Polri bersikap profesional dalam menjalankan tugas.

2 Tentara Pembantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina Menunggu Sanksi

Rachel Vennya mengaku tidak melakukan karantina karena kangen dengan anak-anaknya, setelah liburan bersama pacarnya Salim Naudererd di Amerika Serikat.

13.666 Orang Desak Selebgram Rachel Vennya Dihukum

Petisi desakan menghukum Rachel Vennya dimulai oleh Natyarina Avie dan kini telah ditutup dengan 13.666 pendukung.

Siap-Siap Sanksi! Polisi Gunakan Mobil Dinas PJR untuk Pacaran

Terkait ulah Bripda Arjuna Bagas, Kepala Induk Turangga 04 Jagorawi Kompol Fitrisia Kamila mengatakan yang bersangkutan saat ini diperiksa di Paminal Mabes Polri.

Larangan Demo di Malioboro Disoal, Sri Sultan: Saya Enggak Koreksi!

Peraturan terkait larangan demo di kawasan Malioboro, Yogyakarta yang termuat dalam Pergub DIY dipersoalkan Ombudsman RI (ORI) DIY.

Cegah Infeksi Virus dengan Terapi Cuci Hidung di Masa Pandemi

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) Hemastia Manuhara mengatakan terapi cuci hidung dapat dilakukan sebagai upaya memperkuat kesehatan tubuh

Ini Bukti Van der Wijck, Titanic-nya Indonesia Ditemukan di Lamongan!

Keyakinan itu bangkai Van der Wicjk berdasarkan berbagai bukti serta kesaksian dari masyarakat di sekitar wilayah itu.

Lava Gunung Api Cumbre Vieja Hanguskan 800 Hektare Lahan di Spanyol

Lebih dari 7.000 orang dari total populasi 85.000 di La Palma, Spanyol telah dievakuasi dari rumah mereka sejak dimulainya letusan pada 19 September 2021. 

Perlu Integrasi Mitigasi Perubahan Iklim dan Pemulihan Dampak Covid-19

Perubahan iklim mendorong peningkatan frekuensi, intensitas, dan durasi kejadian kekeringan, mengancam ketahanan air, sanitasi, dan produktivitas pangan, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan paparan polutan.

Tiga Kemungkinan Alasan Vaksin Booster Layak Diberikan Menurut WHO

Menurut Direktur Departemen Imunisasi, Vaksin dan Biologi World Health Organization (WHO) Dr. Katherine O'Brien, terdapat tiga kemungkinan alasan vaksin booster bisa diberikan kepada warga.

Terkuak! Begini Cara Pinjol Ilegal di Sleman Cari Nasabah

Perusahaan pinjol ilegal di Kabupaten Sleman, DIY menggunakan layanan SMS blast dan aplikasi Get Contact untuk mencari nasabah.

Kasus Varian Baru Covid Muncul di Rusia, Lebih Menular dari Delta

Pemerintah Rusia melaporkan sejumlah infeksi Covid-19 varian baru yang diyakini lebih menular dari varian Delta.

 WHO: Pandemi Covid-19 Lanjut sampai 2022

WHO menyatakan bahwa pandemi Covid-19 kemungkinan akan berlangsung lebih lama sampai 2022 karena vaksinasi lambat.

Kenapa Hari Santri Nasional Diperingati 22 Oktober 2021?

Jatuh pada besok, Jumat, kenapa Hari Santri Nasional diperingati pada 22 Oktober 2021? Begini sejarah selengkapnya.

Audit Sosial di Antara Kebutuhan Publik dan Resistensi Otoritas

Audit sosial sangat strategis untuk menjamin pelibatan masyarakat atau partisipasi publik dalam program-program pemerintah, khususnya pemerintah daerah.