Hanya Punya Duit Rp5.000 untuk Beli Nasi Padang, Pedagang ini Dapat Donasi Rp108 Juta dari Netizen

Pedagang agar-agar asal Garut, Mang Eman, yang videonya membeli nasi padang dengan uang Rp5.000 viral, mendapat donasi Rp108 juta.

 Mang Eman, pedagang agar-agar, menunjukkan uang hasil donasi senilai Rp108 juta. (detik.com)

SOLOPOS.COM - Mang Eman, pedagang agar-agar, menunjukkan uang hasil donasi senilai Rp108 juta. (detik.com)

Solopos.com, GARUT — Baru-baru ini warganet dibuat terenyuh oleh video yang menampilkan seorang pedagang agar-agar yang sedang membeli nasi padang. Saat itu ia hanya memiliki uang Rp5.000 atau goceng.

Diam-diam gerak-gerik pedagang agar-agar itu direkam oleh Elsa Amelia, pemilik warung padang itu, mengunggahnya di Tiktok. pegawai nasi padang menyerahkan nasi pesanan si pedagang tanpa mengambil uangnya. Pedagang yang belakangan diketahui bernama Mang Eman, 51, asal Garut itu beberapa kali terlihat membungkukkan badan tanda berterima kasih kemudian pergi.

Banyak warganet yang tersentuh dengan video itu dan viral. Berkat dorongan sejumlah pihak, Elsa kemudian membuka donasi untuk membantu Mang Eman. Hasilnya, donasi yang dikumpulkan dari warganet untuk Mang Eman mencapai seratusan juta rupiah.

Baca Juga: Ngeri! 2 Tahun Ada 18 Orang Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus di Sragen

Hal tersebut diungkapkan Elsa Amelia. Dia mengatakan sejak video Mang Eman beli nasi padang bermodal duit goceng viral dan menjadi perbincangan di TikTok, banyak warganet yang memintanya membuka donasi untuk Mang Eman.

“Awalnya saya enggak mau. Tapi karena banyak yang minta, akhirnya saya open donasi buat Mang Eman,” ujar Elsa, Sabtu (31/7/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Terkumpul Rp108 Juta

Menurut Elsa, donasi untuk MangEman itu kemudian dibuka Kamis (29/7/2021) malam. Dalam sehari, total uang yang terkumpul mencapai seratusan juta rupiah. Donasi yang terkumpul dari warganet itu langsung disalurkan oleh Elsa kepada Mang Eman.

“Totalnya yang terkumpul Rp 108 juta,” ucap Elsa.

Donasi yang terkumpul dari warganet itu langsung disalurkan oleh Elsa ke Mang Eman.

Sekadar diketahui, Mang Eman bikin heboh pengguna TikTok setelah videonya diviralkan pemilik warung.

Dalam video berdurasi 57 detik yang diunggah akun @elsameliaa, Mang Eman terlihat mondar-mandir masuk ke warung dengan tujuan membeli.

Hal mengharukan saat dia mengepal uang Rp 5.000 untuk membeli nasi padang. Sedangkan dia memesan seporsi makanan dengan menu rendang yang harganya Rp 18.000. Saat itu, pemilik rumah makan yang iba melihatnya memutuskan untuk memberi seporsi makanan secara cuma-cuma kepada Mang Eman.

Baca Juga: Viral Bakul Bawang di Pasar Mirip Sule, Netizen Salfok

Di TikTok, video itu ditonton lebih dari 17 juta kali sejak pertama kali diunggah oleh akun @elsameliaa pada Kamis lalu. Banyak warganet yang iba dan bersimpati pada Mang Eman.

Elsa perekam video Mang Eman serta pengunggah pertama video itu di media sosial. Elsa diketahui merupakan anak dari pemilik warung masakan padang yang dikunjungi Mang Eman.

@elsameliaa

Buat yang usahanya masih lancar sampe sekarang jangan lupa bersyukur🥺🥰

♬ tulus_andai aku bisa – panyaaa

Berita Terkait

Espos Premium

Samudra Biru Penjara

Samudra Biru Penjara

Keahlian kunci merehabilitasi narapidana ternyata berada di luar ranah kementerian yang bertanggung jawab atas eksistensi dan pengelolaan penjara.

Berita Terkini

Samudra Biru Penjara

Keahlian kunci merehabilitasi narapidana ternyata berada di luar ranah kementerian yang bertanggung jawab atas eksistensi dan pengelolaan penjara.

Closing Ceremony of 2nd AP IEOM 2021: IEOM Society Awards Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret was successful as host of the Second Asia Pacific Conference on Industrial Engineering and Operations Management (2nd APIEOM), September 13-16, 2021.

Round Up: JoMan Kasih Dukungan Nyapres, Ganjar Ngaku Sibuk Mikir Covid-19

Dua kelompok sukarelawan, Ganjarist dan Jokowi Mania (JoMan) kini menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo untuk nyapres. Namun, sejauh ini Ganjar masih acuh dengan dukungan itu.

10 Berita Terpopuler : Jejak Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang - Bupati Sragen Dilaporkan ke Polisi

Kisah istana peninggalan konglomerat di Semarang hingga Bupati Sragen dilaporkan ke polisi masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Kamu Vaksin di Luar Negeri? Ini Cara Dapat Sertifikat Vaksinasi di Aplikasi Pedulilindungi

Berikut ini terdapat cara memperoleh sertifikat vaksinasi di aplikasi Pedulilindungi bagi kamu yang melakukan vaksin di luar negeri.

Solopos Hari Ini: Tarik Menarik Mesin Sukarelawan, Menyayangkan Dinginnya Sikap Presiden

Dukungan JoMan kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, untuk maju menjadi capres 2024 menjadi ulasan utama Koran Solopos hari ini.

Wartawan Ditemukan Mengapung di Sungai

Belum diketahui apa penyebab yang membuat korban meninggal dunia karena masih dilakukan penyelidikan.

IDI: Sesuai Konvensi Jenewa, Nakes Harus Dilindungi dari Siapapun

Sesuai Konvensi Jenewa 1949, nakes harus dilindungi.

Ya Tuhan, Jenazah Nakes Korban KKB Papua Belum Bisa Dievakuasi

Jenazah korban berada di kedalaman sekitar 500 meter sehingga cukup sulit untuk dievakuasi dengan peralatan seadanya

Waspada! Pengadaan Barang dan Jasa Masih Jadi Ladang Korupsi

Ketika mereka bersekongkol secanggih apapun peralatan atau sistem pasti akan jebol,

KPK Ungkap Rekayasa Proyek di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Sebelum lelang, Maliki diduga telah lebih dulu memberikan persyaratan lelang pada Marhaini dan Fachriadi dengan kesepakatan fee 15 persen.

Kerja Sama UNS dengan STP Dukung MBKM Bagi Mahasiswa

Kerja sama ini lebih khusus dijalin STP dengan SV, FT, dan FMIPA UNS meliputi bidang pendidikan dalam pelaksanaan MBKM.

4 Guru Besar Desak Jokowi Tegas kepada KPK

Enam pegawai KPK yang sempat diberi kesempatan untuk ikut pelatihan bela negara akan pula diberhentikan bersama 51 pegawai KPK

Presiden dan Gubernur DKI Kalah dalam Gugatan Polusi Udara

Anies menyebut Pemprov DKI Jakarta juga memiliki visi untuk menyediakan udara bersih bagi setiap warga yang tinggal di Ibu Kota.

Komisioner KPI Ralat Ucapan Ketuanya terkait Saipul Jamil

Mulyo mengatakan pernyataan Agung Suprio kurang tepat sehingga menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.

Singgung Prabowo, Gus Nur: Sebuah Pengkhianatan

Ustaz Fahim menceritakan sampai kehabisan uang demi memenangkan Prabowo.