Hanya Boyolali yang Jalani PPKM Level 3 di Soloraya, Lainnya Level 4

Boyolali jadi satu-satunya daerah di Soloraya yang melaksanakan PPKM Level 3 setelah Sragen naik status jadi Level 4.

 Situasi pusat kota Boyolali lengang pada Minggu (11/7/2021) lalu. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Situasi pusat kota Boyolali lengang pada Minggu (11/7/2021) lalu. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SOLO — Laju penurunan kasus Covid-19 yang belum sesuai target membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus. Di kawasan Soloraya, jumlah wilayah yang harus menjalankan PPKM Level 4 bertambah 2, yakni Sragen dan Karanganyar.

Hanya Boyolali yang menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Sebelumnya, hanya ada empat daerah di Soloraya yang harus menjalani PPKM Level 4. Mereka adalah Kota Solo, Sukoharjo, Klaten, dan Wonogiri. Namun sekarang Sragen dan Karanganyar pun ikut.  Enam wilayah di Solaraya ini masuk dalam daftar 26 daerah di Jateng yang wajib melaksanakan PPKM terketat tersebut.

Dari data pemerintah pusat, saat perpanjangan PPKM Darurat menjadi level 4 dan 3 pada 26 Juli 2021 lalu ada 13 daerah di Jateng yang masuk kategori level 4. Kemudian hari Minggu (25/7) kemarin pemerintah mengumumkan ada daerah yang turun ke level 3. Namun untuk yang menerapkan PPKM level 4 meningkat jumlahnya, yaitu:

Baca Juga: Solopos Hari Ini: Diperpanjang dengan Pelonggaran

1. Kabupaten Jepara
2. Kabupaten Sukoharjo
3. Kabupaten Rembang
4. Kabupaten Pati
5. Kabupaten Kudus
6. Kabupaten Klaten
7. Kabupaten Kebumen
8. Kabupaten Banyumas
9. Kota Tegal
10. Kota Solo
11. Kota Semarang
12. Kota Salatiga
13. Kota Magelang
14. Kabupaten Wonosobo
15. Kabupaten Wonogiri

Baca Juga: Ironi di Tengah Tradisi Mengusir Pandemi Ala Warga Kaki Gunung Wilis Madiun

16. Kabupaten Temanggung
17. Kabupaten Tegal
18. Kabupaten Sragen
19. Kabupaten Semarang
20. Kabupaten Purworejo
21. Kabupaten Kendal
22. Kabupaten Karanganyar
23. Kabupaten Demak
23. Kabupaten Batang
25. Kabupaten Banjarnegara
26. Kota Pekalongan

Baca Juga: Bagas Berlaga di Panahan Beregu Olimpiade Tokyo Hari Ini, Keluarga di Klaten Kirim Doa

Turun Level

“Total ada 95 kabupaten dan kota yg menerapkan PPKM Level 4 di Jawa-Bali. Untuk PPKM level 3 akan diterapkan di 33 ibu kota, kabupaten dan kota di Jawa-Bali,” kata Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam paparan media secara virtual, Minggu (25/7/2021).

Meski ada 26 daerah yang menerapkan PPKM level 4, sebenarnya dalam daftar tersebut ada daerah yang sebenarnya masuk kategori level 3 namun tetap melaksanakan aturan PPKM level 4. Contohnya Kabupaten Demak karena masuk aglomerasi wilayah.

Sementara itu daerah yang masuk ke level 3 di Jawa Tengah menurut data pemerintah pusat yaitu:

1. Kabupaten Purbalingga
2. Kabupaten Pekalongan
3. Kabupaten Magelang
4. Kabupaten Cilacap
5. Kabupaten Brebes
6. Kabupaten Boyolali
7. Kabupaten Blora
8. Kabupaten Pemalang
9. Kabupaten Grobogan

Baca Juga: Syarat Diperketat, Berikut Jadwal Maskapai dan KA Jarak Jauh

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan PPKM level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Ada beberapa pelonggaran aturan antara lain tempat makan boleh melayani makan di tempat maksimal 20 menit, PKL atau toko kelontong bisa buka hingga pukul 21.00 WIB, dan lainnya.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan aspek ekonomi dan dinamika sosial saya memutuskan melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus,” kata Jokowi.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pesan Bupati Yuni ke Warga Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak henti-hentinya mengingatkan warga agar tak abai terhadap protokol kesehatan.

Rajin Patroli Prokes, Tim Gabungan Weru Sukoharjo: Warga Jangan Lengah!

Tim gabungan di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, tetap rajin melakukan patroli penerapan protokol kesehatan.

Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Solo Padat Merayap

Arus lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Solo terpantau padat merayap saat libur akhir pekan.

Sopir Minibus Rombongan Guru SD Demak yang Ngglondor Tak Tahu Medan

Sopir minibus yang ngglondir di tanjakan Desa Girilayu, Matesih, Karanganyar, hanya mengandalkan Google Maps.

Minibus yang Terguling di Karanganyar Ternyata Bawa Rombongan Guru SD

Minibus yang ngglondor di Matesih, Karanganyar, mengangkut rombongan guru SD asal Demak yang beranggotakan 14 orang.

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.