Hanya 2 Pekan, Aturan Anak 5 Tahun Ke Atas Boleh Ke Mal Solo Dicabut

Pemkot Solo kembali memperketat aturan anak boleh ke tempat publik termasuk pusat perbelanjaan dan mal mulai Senin (26/10/2020).

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Covid-19 pada anak-anak (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal kembali memperketat aturan batasan umur anak boleh bepergian ke tempat publik termasuk mal per Senin (26/10/2020).

Sebelumnya, Pemkot melonggarkan aturan dengan membolehkan anak-anak usia 5 tahun ke atas bepergian dan mengunjungi pasar tradisional. Juga toko modern, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, tempat wisata, dan tempat bermain.

2 Pedagang dan 1 Petugas Kebersihan Positif Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Tutup Lagi

Aturan itu yang berlaku mulai Selasa (13/10/2020) itu hanya bertahan dua pekan. Kini aturan itu dicabut dan diganti aturan baru yang akan berlaku mulai Senin (26/10/2020).

Sesuai aturan yang berlaku mulai Senin (26/10/2020) itu, batasan umur anak boleh ke mal dan pusat keramaian Solo yakni 15 tahun ke atas.

Sampah Kasur hingga Ranting Kayu Menumpuk Pada Jembatan Banaran Sukoharjo, Awas Banjir!

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, yang juga Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19, mengatakan pengetatan aturan itu lantaran ada peningkatan kasus Covid-19 pada anak-anak.

Kumulatif kasus pada Minggu (25/10/2020) mencapai 1.067 orang. Dari jumlah itu hampir 10 persennya atau sekitar 104 anak usia 18 tahun ke bawah.

Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal Di Hotel Wilayah Keprabon Solo

Pembelajaran Tatap Muka

Beberapa dari mereka adalah bayi dan anak balita. “Kasus hampir 10 persen usia anak-anak, makanya kami perketat lagi,” katanya kepada Solopos.com melalui telepon, Minggu.

Ahyani mengatakan pengetatan aturan anak boleh ke mal dan tempat keramaian Solo itu akan tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) dan Surat Edaran (SE) Wali Kota baru dengan mencabut aturan lama.

1 RT Kelurahan Bumi Solo Karantina Wilayah, 106 Warga Harus Tinggal Dalam Rumah

Selain mengenai batasan usia anak boleh ke tempat publik, beleid tersebut juga akan mengatur soal simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) siswa SD dan SMP.

Hal itu karena anak usia 15 tahun ke bawah bakal pergi ke sekolah saat PTM berlangsung. “Anak tak boleh ke tempat publik, kecuali ke sekolah-sekolah yang melakukan simulasi,” beber Ahyani.

Berita Terbaru

Pemdes Sendang Wonogiri Hanya Layani Warga Bermasker

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Desa (Pemdes) Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri memberlakukan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat kepada...

Libur Panjang Akhir Tahun, Wali Kota Solo Minta Warga Tak Mudik Dulu

Solopos.com, SOLO — Libur panjang akhir tahun dikhawatirkan bakal berdampak pada kenaikan persebaran virus SARS CoV-2. Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Inspiratif! Warga Tangen Sragen Gotong Royong Bantu Keluarga yang Positif Covid-19

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah melakukan gerakan satu...

Lewat Wastafel & Hand Sanitizer Otomatis, SMP Birrul Walidain Sragen Kampanye Protokol Kesehatan

Solopos.com, SRAGEN — Wastafel dan hand sanitizer merupakan salah satu perangkat protokol kesehatan untuk membersihkan tangan dari segala virus...

Duh! Warga Sukoharjo Mulai Cuek, Pelanggar Aturan Wajib Pakai Masker Meningkat

Solopos.com, SUKOHARJO -- Warga Sukoharjo mulai cuek terhadap aturan wajib memakai masker. Fenomena ini terjadi setidaknya dalam sebulan terakhir....

Kisah SAR RSM Karanganyar, Rela Membantu Pemerintah Menekan Covid-19 Tanpa Imbalan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sukarelawan memiliki peran besar dalam upaya menekan persebaran Covid-19 di Karanganyar. Meskipun tidak mendapatkan timbal balik...

Milad Momen RS PKU Muhammadiyah Solo Prioritaskan Covid-19

Solopos.com, SOLO — Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Rabu (18/11/2020) lalu, memperingati milad ke-93 yang bersamaan dengan peringatan milad ke-108...

Gencar Operasi Masker, Forkopimca Colomadu Gandeng Ibu-Ibu

Solopos.com, KARANGANYAR — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Colomadu menggandeng ibu-ibu yang tergabung dalam Sanggar Senam RM7 menyelenggarakan operasi...

Mulia, PMI Sragen Salurkan Bantuan 250 Paket Sembako untuk Warga yang Positif Covid-19

Solopos.com, SRAGEN — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen, Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa 250 paket sembako kepada keluarga...

Disdikbud Wonogiri: Sebelum PTM Dimulai Tahun Depan, Guru Wajib Tes Swab

Solopos.com, WONOGIRI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri menilai perlu dilaksanakan tes swab sebelum pembelajaran tatap muka PAUD-SMP dimulai...