Hanya 16 Kecamatan Minta Bantuan Sembako ke Dinas Sosial Karanganyar
Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Endang Muryani, menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kecamatan Jumapolo pada Kamis (16/4/2020). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar menyebut hanya 16 kecamatan yang mengajukan permohonan bantuan paket sembilan bahan pokok untuk warga terdampak Covid-19. Setidaknya hanya 15 kecamatan itulah yang mengajukan permohonan bantuan sembako ke Dinas Sosial Karanganyar.

Dinas Sosial mendistribusikan bantuan itu di Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar pada Rabu (21/10/2020). Total 11.083 paket sembako didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Data KPM mengacu usulan kepala desa/lurah kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Marno, menuturkan 11.083 KPM itu berasal dari 16 kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Dia menyebut satu kecamatan, yakni Kecamatan Jenawi tidak mengajukan permohonan bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19.

Endah Laras Meriahkan Prambanan Jazz Festival Bareng Sinten Remen

"Ada [Kecamatan] Jenawi saja. Karena sebelum Lebaran itu Jenawi sudah ibaratnya disapu bersih [warga terdampak Covid-19 sudah menerima bantuan paket sembako]. Jadi enggak dapat [tahap] ini. Camat, kepala desa enggak mengusulkan," jelas Marno saat berbincang dengan wartawan di sela-sela mengawasi pendistribusian bantuan paket sembako.

Marno mengaku tidak mempersoalkan hal itu. Dasarnya adalah surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar. Marno mengutip sekelumit isi surat tersebut.

"Camat perintahkan kades/lurah mu. Golek ana warga mu sing ora nduwe, sing perlu dibantu sembako, ning urung entuk wingi pas arep Lebaran. Dispermades yang mengolah data dari lurah/kades dan camat. Kami hanya penerima data," ujar dia.

Potret Bayi Tarik Masker Dokter di Dubai Viral, Asa Netizen Kembang

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pernah menyalurkan bantuan paket sembako kepada 90.000 KPM menjelang Lebaran tahun ini. Pemkab kembali menyalurkan bantuan paket sembako untuk 11.083 KPM pada Rabu. Sasarannya sama, yaitu warga terdampak Covid-19.

Usulan Jenawi

Sementara itu, Camat Jenawi, Karanganyar, Agus Dwitanto, menyampaikan sudah mengusulkan 25 paket bantuan sembako. Tetapi Pemkab Karanganyar hanya menyetujui 15 paket sembako. Agus menuturkan sudah mengambil paket sembako itu.

"Saya itu sudah mengusulkan 25 paket sembako tetapi hanya diberi sepuluh. Saya ngeyel, lalu diberikan 15 paket sembako. Itu yang terdampak Covid-19. Saya sendiri yang mengambil tetapi memang tidak bareng dengan pembagian sekarang," tutur Agus saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Kaki Tag Golden Child Cedera, Woolim Entertainment Salahkan Fans

Jumlah itu relatif sangat sedikit apabila dibandingkan kecamatan lain. Salah satunya Kecamatan Mojogedang. Camat Mojogedang, Eko Joko Iswanto, mengutarakan Kecamatan Mojogedang menerima 461 paket sembako. Jumlah itu mengacu data dari kepala desa di Mojogedang.

"Itu warga yang terdampak Covid-19. Bukan warga yang isolasi mandiri. Kalau warga isolasi mandiri kan kami ajukan tersendiri. Mereka [461 KPM] itu sebagian pernah menerima [paket sembako] sebelum Lebaran, sebagian lain belum menerima bantuan sembako. Kami sisir dari program bantuan sebelumnya," ungkap Eko saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu.

Eko menuturkan paket sembako akan didistribusikan ke setiap desa di Karanganyar. Pemerintah desa akan mendistribusikan kepada KPM sesuai data yang diusulkan. Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak Covid-19.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom