Tutup Iklan

Hanura Sleman Janji Alat Peraga Kampanye Bersih Hari Ini

Hanura Sleman Janji Alat Peraga Kampanye Bersih Hari Ini

SOLOPOS.COM -

Solopos.com, SLEMAN- Sekretaris DPC Partai Hanura Sleman, Suroso mengakui masih banyaknya alat peraga kampanye (APK) partainya yang masih terpasang saat memasuki hari tenang, Minggu (6/4/2014).

Meski demikian, pihaknya mengaku sudah menurunkan sebagian APK. “Tim kami sudah menurunkan sebagian,” katanya, dihubungi Minggu (6/4/2014).

Dikatakan Suroso, tim yang bertugas menurunkan APK tidak hanya berasal dari pengurus partai. “Dari caleg [calon anggota legislatif] masing-masing juga ada sendiri timnya,” ucapnya.

Dia lalu berjanji, seluruh atribut Partai Hanura di wilayah Sleman akan bersih pada Senin (7/4/2014). “Paling lambat besok sudah bersih. Kami akan maksimalkan pembersihan,” imbuh Suroso.

Meski belum dibersihkan pada hari tenang, Panwaslu Sleman ternyata masih memberikan pemakluman. “Itu tidak masalah. Menurut undang-undangnya, satu hari sebelum pemungutan suara yang sudah harus bersih,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman, Sutoto Jatmiko.

Imbauan untuk membersihkan APK sejak Minggu dilakukan untuk membantu beban kinerja yang mungkin ditanggung Satpol PP. “Kalau hanya diberikan waktu satu hari, Satpol PP pasti kewalahan,” ujar Sutoto Jatmiko.

Menurutnya, partisipasi parpol perlu ditingkatkan dengan menyicil penurunan atributnya masing-masing. “H-1 harus benar-benar bersih,” tegasnya.

Sementara itu penertiban APK oleh Satpol PP dan Linmas akan dilakukan secara bertahap hingga Selasa (8/4/2014) besok.

Berita Terkait

Berita Terkini

Klaster Kantor OPD Meluas, 20 Pegawai Disdikbud Wonogiri Positif Covid-19

Pegawai kantor yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri karena gejala yang dialami ringan bahkan sebagian besar OTG.

Prediksi Inggris Vs Jerman: Awas, Tim Panser Ahlinya Fase Gugur

Tim Panser bisa mengila di fase gugur apabila mampu membenahi kelemahan-kelemahan selama babak penyisihan.

Seluruh Desa di Ngawen Klaten Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Satgas

Seluruh desa di kecamatan Ngawen, Klaten, tercatat sebagai zona merah Covid-19 terhitung sejak, Kamis (24/6/2021). Satgas Covid-19 setempat pun mengambil langkah terkait hal tersebut.

Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pukul 10.00 WIB, ASN Sragen Wajib Sikap Sempurna!

Lagu kebangsaan Indonesia Raya itu mulai rutin dikumandangkan Pemkab Sragen setiap pukul 10.00 WIB sejak Senin (21/6/2021).

Hasil Penelitian: Epidemi Virus Corona Pernah Terjadi 20.000 Tahun Lalu

Bagaimana hasil penelitian tentang epidemi virus corona yang pernah terjadi 20.000 tahun lalu?

Sales Rokok Ilegal Asal Sukoharjo Diciduk Satpol PP Wonogiri

Seorang sales asal Sukoharjo diciduk Satpol PP Wonogiri karena ketahuan hendak mengedarkan rokok ilegal.

Kasus Covid-19 di Ngawen Klaten Menggila, Seluruh Desa Zona Merah

Kasus Covid-19 telah menggila di Kecamatan Ngawen, Klaten. Seluruh desa di kecamatan Ngawen tercatat sebagai zona merah Covid-19 terhitung sejak, Kamis (24/6/2021).

Tenda Darurat Penuh, Pasien Indikasi Covid-19 Gelar Tikar di RSUD Bekasi

Karena saking penuhnya, pasien indikasi Covid-19 sampai menggelar tikar di area RSUD Chasbullah Abdul Madjid, Kota Bekasi, Jawa Barat

Covid-19 di Polanharjo Klaten Meledak, Satgas Jaga Tangga Diminta Hilangkan Ewuh Pekewuh

Hingga Kamis (24/6/2021), kasus kumulatif Covid-19 di Kecamatan Polanharjo mencapai 96 orang, namun belum ditemukan varian baru virus corona.

Kasus  Pengroyokan di Potrojayan Solo: Korban & Pelaku Tak Saling Kenal

Polisi masih menyelidiki motif pengroyokan di Potrojayan karena berdasarkan pemeriksaan pelaku dan korban tidak saling mengenal.

Lockdown Kampus UNS Solo Diperpanjang hingga 2 Juli 2021

Kebijakan pembatasan aktivitas aatau lockdown di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo diperpajang hingga 2 Juli 2021 mendatang.

Catat! Ini Nomor Telepon RS Rujukan Covid-19 di Solo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membagikan nomor telepon RS rujukan Covid-19 lewat unggahan di akun Instagramnya, @gibran_rakabuming.