Kategori: Nasional

Hantam Truk Tronton, Pedagang Tempe di Kulonprogo Meninggal Dunia


Solopos.com/Jalu Rahman Dewantara/Harianjogja.com

Solopos.com, KULONPROGO - Kecelakaan lalu lintas terjadi jalan Wates-Jogja Km 2 Dusun Ngramang, Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, Minggu (29/12/2019) dini hari WIB. Seorang penjual tempe besengek meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

Korban atas nama Tukiyah, 41, warga Dusun Sempu, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kulonprogo. Dia setiap hari berjualan tempe besengek di Pasar Wates Kulonprogo. Nahas, dia meninggal dunia saat membawa barang dagangannya.

Kejuaraan Wushu: Eagle Fist Solo Raih 8 Emas di Bali

Kasatlantas Polres Kulonprogo, Didik Purwanto, menjelaskan kecelakaan itu bermula saat truk tronton dengan nomor polisi R 1804 BE mengalami kerusakan di roda belakang sebelah kanan. Truk yang dikemudikan Amin Nasikhun, warga Banyumas, Jawa Tengah, itu pun berhenti di badan jalan untuk diperbaiki.

Tak berselang lama, melaju sepeda motor Honda Supra bernomor polisi AB 5456 GZ, yang dikemudikan korban dari arah timur atau Jogja. Diduga kurang konsentrasi dan jarak yang terlalu dekat, korban sulit mengendalikan motornya hingga menabrak bagian belakang truk.

Kerasnya benturan membuat koban tewas di lokasi kejadian. Bakul berisi tempe besengek yang diletakkan di jok belakang motor tumpah dan berceceran di lokasi kecelakaan. "Setelah diautopsi di RSUD Wates, diketahui korban tewas karena luka parah di kepala dan patah tulang di kaki sebelah kiri," ungkap Didik seperti dilansir Harianjogja.com.

Es Potong, Kuliner Klaten Pembangkit Kenangan Masa Kecil

Untuk keperluan penyelidikan, truk tronton beserta sopir dan kernetnya telah dibawa ke Mapolres Kulonprogo. Pun demikian dengan bangkai motor milik korban. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan korban jiwa di sepanjang jalan nasional yang melintasi Kulonprogo.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi