Tutup Iklan

Solopos.com, SOLO--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Kalimantan Timur, bernama Kayat sebagai tersangka kasus suap. Kayat diduga meminta uang Rp500 juta sebagai imbalan membebaskan terdakwa kasus. Kasus ini adalah rentetan dari berbagai penangkapan hakim oleh KPK. MA menonaktifkan Kayat sebagai hakim. Jumlah pengadil yang diterungku KPK cukup banyak. Mereka tak memperhatikan kasus sejenis sebelumnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten