HAJI 2015 : Mekah Hujan Es, Crane Masjidil Haram Jatuh
Ilustrasi umrah di Masjidil Haram Mekkah, Saudi Arabia. (JIBI/Solopos/Antara/Dok)

Haji 2015 diwarnai musibah di Masjidil Haram.

Solopos.com, MEKKAH -- Kota Mekkah dilanda hujan es disertai angin kencang. Peristiwa itu menyebabkan alat berat berupa crane di Masjidil Haram jatuh. Diduga ratusan umat yang tengah menjalani ibadah haji mengalami luka-luka.

Sebagaimana dilaporkan Al-Arabiya dan dikutip Okezone, Jumat (11/9/2015), peristiwa terjadi pada Jumat malam waktu Indonesia.

Belum ada informasi jelas berapa korban jiwa dan luka akibat insiden ini. Hujan dan angin kencang mulai melanda Mekkah mulai pukul 17.10 waktu setempat.

Air yang turun tidak hanya dalam bentuk cair, tapi juga padat alias es. Hujan dengan intensitas tinggi ini memunculkan genangan air sehingga memicu kemacetan di jalanan Kota Makkah. Saat ini dilaporkan hujan sudah mulai reda.

Dikutip dari Antara, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada 20 jamaah calon haji Indonesia menjadi korban luka-luka dan satu jemaah meninggal akibat alat berat jatuh di Masjidil Haram, Jumat, menyusul hujan deras disertai angin kencang.

"Kejadian ini memang luar biasa," ujar Amirul Hajj itu, dalam pembicaraan via telepon dengan tim Media Center Haji (MCH) di Mekkah, Jumat malam.

Ia mengakui akibat hujan deras dan angin kencang di Mekah, alat berat yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram terjatuh.

"Ada jamaah kita sebanyak 20 orang yang terluka dan sudah dibawa ke rumah sakit di Jiyad, Arab Saudi," kata Menag.

Selain itu, kata dia, ia menerima informasi ada satu jamaah yang meninggal namun masih membutuhkan data detail terkait nama dan embarkasi mana.

"Keluarga di Indonesia harap tetap tenang, karena korban luka sudah ditangani dokter yang profesional," ujarnya.

Menag juga mengimbau agar jamaah yang akan melaksanakan umrah qudum (kedatangan) menunda dulu ibadahnya sampai situasi di Masjidil Haram dinyatakan aman.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom