HAJI 2013 : Menag : Banyak Minum! Jangan Takut Buang Air Kecil!
Ilustrasi jemaah calon haji kelompok yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya. (JIBI/Solopos/Antara/M Risyal Hidayat)

Solopos.com, SURABAYA — Menteri Agama Suryadharma Ali meminta jemaah calon haji tak lalai menjaga kesehatan mengingat saat ini di Tanah Suci tengah berkembang serangan virus korona. Meski demikian, ia mengimbau para calon haji tak khawatir berlebihan karena titik penularan virus itu masih jauh dari lokasi pemondokan calon haji atau Masjidil Haram di Mekah, maupun Masjid Nabawi di Madinah.

"Informasinya titik penularan virus itu ada pada lokasi yang ada sarang kelelawar dan lokasi itu jauh dari pemondokan para calon haji kita, termasuk dari masjid (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi), tapi para calon haji tetap perlu menjadi kesehatan untuk jaga-jaga, terutama kalau merasa kondisi tubuhnya tidak enak," tuturnya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (14/9/2013) petang.

Di hadapan ratusan calon haji Kloter 8/SUB yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Minggu (15/9/2013) pukul 00.20 WIB itu, Menag menyampaikan sejumlah pesan yakni seluruh calon haji Indonesia hendaknya menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit, sebab haji merupakan ibadah fisik. "Jamaah Indonesia itu dikenal kuat dalam beribadah, tapi memaksakan diri dalam beribadah hingga fisik lelah, sehingga saat wukuf di Arafah dan Muzdalifah yang sangat menguras tenaga itu akan justru tidak kuat, padahal wukuf itulah ibadah haji itu," katanya.

Oleh karena itu, para calon haji harus menjaga kesehatan dengan tidak menguras tenaga berlebihan, makan harus makanan yang bergizi, banyak minum. "Jangan takut buang air kecil, karena banyak minum, jangan takut ke toilet karena tidak tahu caranya, tanyakan saja ke petugas. Jangan sampai karena takut buang air kecil, lalu mengurangi minum, sehingga bisa mengalami dehidrasi yang justru mempengaruhi ibadah," tukasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom