Atalanta (Reuters/Alberto Lingria)

Solopos.com, SOLO – Atalanta membuktikan kalau sepak bola terbaik adalah menyerang. Pesta gol ke gawang Torino jadi bukti kesekian kedahsyatan lini serang La Dea (Sang Dewi).

Melawat ke kandang Torino di Olimpico Turin, Minggu (26/1/2020) dini hari WIB, Atalanta pamer ketajaman dengan mencetak tujuh gol tanpa balas. Josep Ilicic jadi bintang dengan torehan hat-trick disusul brace Luis Muriel, satu gol dari Robin Gosens plus Duvan Zapata.

Eks Pemain Persis Solo Gabung PSCS Cilacap

Kemenangan itu membuat Atalanta langsung jadi topik pembicaraan. Meski bukan berpredikat tim besar dengan striker bintang, produktivitas gol La Dea memang bikin kagum. Padahal jika dirunut, pesta gol sejatinya sudah jamak bagi Papu Gomez dkk. musim ini.

Sebelum menguliti Torino, mereka pernah menghajar Udinese dengan skor 7-1. AC Milan dan Parma juga sama-sama pernah dibantai lima gol tanpa balas. Ini membuat Sang Dewi tercatat sebagai tim terproduktif di Italia dengan 57 gol.

Di Benua Eropa, torehan mereka hanya kalah dari Manchester City yang punya 65 gol. “Kalau bisa terus seperti ini,” ujar Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, seperti dilansir Football Italia, Minggu.

Tak ada pujian yang bisa dialamatkan selain pada Gasperini yang dikenal kerap bermain aktraktif dengan formasi 3-4-3 atau 3-5-2. Di tangan mantan pelatih Inter Milan ini, semua lini Atalanta sama berbahayanya. Sumber gol bukan hanya dari Ilicic, Muriel, atau Zapata yang notabene juru gedor.

Asale Umbul Pelem dari Pohon Mangga Keramat Berbuah Lebat

Bek sayap, Robin Gosens, bahkan menjadi top scorer ketiga tim dengan delapan gol, menyamai catatan Zapata. Jumlah golnya mengalahkan striker senior, Papu Gomez (delapan) dan gelandang Mario Pasalic (enam).

“Jika tim bermain seperti ini terus, kami akan memuncaki klasemen. Sayang kami kerap menurun performanya baik dari sisi mental maupun fisik. Dan situlah kami kehilangan poin,” tutur Gasperini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten