Telepon umum di depan Hotel Diamond Solo (Instagram-@rayon.solo)

Solopos.com, SRAGEN – Telepon umum menjadi alat komunikasi yang populer dipakai pada 1990-an. Dulu, belum banyak orang yang memiliki telepon pribadi, apalagi handphone. Itulah sebabnya pemerintah memberikan fasilitas berupa telepon umum di berbagai tempat strategis.

Namun, telepon umum dengan koin mulai ditinggalkan setelah kemunculan warung telepon alias wartel. Selanjutnya, telepon umum benar-benar ditinggalkan sejak kehadiran telepon genggam alias handphone. Tetapi, bekas telepon umum masih ada di beberapa tempat, salah satunya di depan Hotel Diamond, Solo, Jawa Tengah.

Telepon umum berwarna biru itu terlihat usang dalam foto viral unggahan pemilik akun Instagram @rayon.solo yang dibagikan ulang @_infocegatansolo, Sabtu (13/4/2019). “Kamu terakhir telepon koin kayak gini kapan lur? Aku terakhir zaman SD lur. Telepon radio request lagu. Lokasi depan Hotel Diamond Solo,” tanya @rayon.solo.

Pengelola akun Instagram @_infocegatansolo menerangkan telepon umum menjadi andalan orang zaman dulu sebelum hadphone dikenal. “Sebelum handphone menyerang, telepon koin andalan banget zaman dulu. Ayo, siapa mengalami masa keemasan telepon koin? Telepon koin favoritmu di mana lur?” tanya @_infocegatansolo melalui keterangan foto.

Foto tersebut menuai beragam komentar dari netizen. Mereka menceritakan berbagai kenangan tentang telepon umum tersebut di kolom komentar. “Walah, dulu kalau ketemu telepon koin, boksnya sering digebrak kadang bisa keluar duitnya, hahaha,” gideon_tri_purnama.

“Zamanku telepon koin ngeleboni duit enggak mudeng mau telepon siapa. Mencet sak-sake duitnya keluar lagi,” imbuh @arifrahmatfzn.

Pas SD min. Di sekolah ada telepon koin. Tak pakai telepon orang rumah disuruh jemput. Teleponnya sejam sebelum pulang,” imbuh @ariffathoni.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten