Tutup Iklan

Hadiri Sarasehan Ponpes di Wonogiri, Ini Permintaan Gubernur Ganjar kepada Pemuda

Hadiri Sarasehan Ponpes di Wonogiri, Ini Permintaan Gubernur Ganjar kepada Pemuda

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di acara Sarasehan Pengasuh dan Santri Pondok Pesantren (Ponpes) se-Soloraya di Selogiri, Wonogiri, Rabu (4/10/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri sarasehan di Ponpes Mambaul Hikmah Wonogiri.

Solopos.com, WONOGIRI -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengajak generasi muda tak hanya bisa mengeluh tetapi beraksi mengatasi masalah di sekitarnya. Sudah bukan zamannya lagi hanya mencaci pemerintah.

Hal itu dikemukakannya di acara sarasehan pengasuh dan santri pondok pesantren (ponpes) se-Soloraya di Ponpes Mambaul Hikmah, Nambangan, Selogiri, Wonogiri, Rabu (4/10/2017) siang. Gubernur mengaku sering mendapat keluhan berkaitan dengan pembangunan di daerah yang dinilai belum maksimal.

Keluhan datang dari berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali mahasiswa. Salah satu contoh keluhan yang diterimanya ihwal rumah tidak layak huni (RTLH). Warga bersangkutan menuding program perbaikan RTLH yang selalu dikemukakan Gubernur tidak maksimal.

Gubernur asal Karanganyar itu menuturkan sebagai generasi muda harus aktif berpartisipasi menyelesaikan masalah setidaknya di lingkungan sekitarnya. Jika hanya mengeluh dan menyalahkan pemerintah, masalah tidak akan rampung.

Masalah yang timbul semestinya dimaknai sebagai tantangan. Pemuda harus meresponsnya dengan berbuat sesuatu untuk menyelesaikan masalah. Berdasar contoh itu, pemuda harus aktif mencari bantuan agar RTLH bisa segera direhab. Dia menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam melihat RTLH.

“Saya janji sama pemuda itu akan memberi dana rehab, tapi dia saya tantang mencari bantuan tambahan dan mengatur rehab. Tantangan saya diterima, berani juga dia. Saya hanya ingin melatih kecerdasan tidak hanya akalnya, tetapi batin, emosi, dan kepeduliannya,” kata Gubernur.

Pada kesempatan itu dia menyampaikan keprihatinannya terhadap masalah yang dihadapi negeri ini dan dunia, seperti soal radikalisme, terorisme, dan narkoba. Dia tak percaya ada orang yang tega membunuh orang dengan cara sangat tak berperikemanusiaan seolah mengeksekusi binatang. Dia menyebut orang yang melakukannya pasti “gila”.

Masalah lain yang terus merongrong adalah penyalahgunaan narkoba. Sudah banyak korban yang sakit, meninggal dunia, dan dipenjara, bahkan dihukum mati. Namun, peredaran narkoba seolah tak pernah berhenti dan ada saja orang yang mengonsumsinya.

Dia meminta generasi muda ikut andil mengampanyekan bahaya narkoba di lingkungan sekitarnya, seperti sekolah. Pemuda harus tahu apa yang mesti dilakukan untuk menangkal peredaran narkoba.

“Kalau melihat ada yang menggunakan narkoba misalnya, harus tahu apa yang mesti dilakukan,” imbuh Gubernur.

Saat itu Baznas Jateng menyerahkan bantuan dana rehab senilai Rp215 juta kepada tiga ponpes di Wonogiri dan satu ponpes di Salatiga. Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengatakan Wonogiri potensial dijadikan transit pengedar narkoba.

Tidak menutup kemungkinan pula berkembang paham radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu perlu langkah strategis untuk menangkalnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Soal Perusakan Makam Di Mojo Pasar Kliwon, Ini Kata Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan tentang langkah polisi dalam penanganan kasus perusakan makam di Kelurahan Mojo.

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo, Ini Keunggulannya

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) meluncurkan layanan 5G komersial pertama di Solo pada Selasa (22/6/2021).

Tambah Lagi, Total 107 Karyawan Pabrik Sepatu di Jaten Terpapar Covid-19

Karyawan pabrik sepatu di Kecamatan Jaten yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 107 orang.

Lengkapi Barang Bukti, Polisi Sragen Ubek-Ubek Jamban Cari Celana Dalam Bocah Korban Pencabulan Sukodono

Polisi Sragen mengubek-ubek jamban untuk mencari celana dalam milik bocah korban pencabulan di Sukodono sebagai barang bukti,

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.