Aparat gabungan TNI dan Polri mengikuti apel kebangsaan memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Plaza Manahan Solo, Selasa (21/5/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza Dahniel, hadir di tengah-tengah 5.000-an aparat gabungan Polda Jawa Tengah dan Kodam IV/Diponegoro yang mengikuti apel kebangsaan bertema Bangkit Untuk Bersatu di Plaza Manahan, Jl. Adisucipto, Solo, Selasa (21/5/2019) sore.

Dalam apel kebangsaan memperingati Hari Kebangkitan Nasional itu, Kapolda menyampaikan sejumlah pesan. Dia berharap Hari Kebangkitan Nasional dijadikan momentum merajut persatuan setelah seluruh rakyat Indonesia mengikuti pesta demokrasi Pemilu.

Apel kebangsaan dihadiri pula oleh jajaran Pemkot Solo, DPRD Kota Solo, KPU, Bawaslu, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan perwakilan pendukung dari masing-masing pasangan calon presiden.

Kapolda saat dijumpai wartawan setelah apel kebangsaan mengatakan kebangkitan nasional memiliki makna tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berbagai upaya. Hasil dari Pemilu merupakan kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Marilah dengan semangat kebangkitan kembali bersatu menjaga persatuan, persaudaraan, meningkatkan silaturahmi yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa Indonesia. Budaya gotong royong harus dijaga meskipun dengan segala perbedaan yang ada,” ujar Irjen Rycko didampingi Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochammad Effendi.

Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus digelorakan sebagai rasa wujud kebangsaan. Dalam apel itu, juga merupakan konsolidasi antarkekuatan TNI, Polri, dan masyarakat untuk mengamankan Soloraya dan Jawa Tengah.

Seluruh kekuatan pasukan saling bahu membahu dalam menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif. Ia juga mengapresiasi kepada prajuritnya dan masyarakat Kota Solo yang telah memberikan contoh yang baik dalam berdemokrasi dan contoh dalam merajut persatuan dan kesatuan bangsa. Terkait, hasil KPU seluruh Jawa Tengah berjalan kondusif dalam menerima hasil KPU.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochammad Effendi, mengatakan saat ini wilayah Soloraya dan Jawa Tengah sangat kondusif. Pengamanan kediaman Presiden Joko Widodo berjalan seperti biasanya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam apel kebangsaan, Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo dan Danrem 074 Warastrama Kolonel (Inf) Rafael Granda Baay membacakan ikrar untuk selalu menjaga keamanan dan kedamaian Soloraya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten