Ilustrasi laga PSIS Semarang vs Persija Jakarta. (Instagram @psisfcofficial)

Semarangpos.com, SEMARANG — Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan PSIS Semarang akan menyiapkan layar raksasa di luar Stadion Moch Soebroto saat menggelar laga melawan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1, Minggu (26/5/2019). Videotron atau layar raksasa itu didirikan untuk memenuhi hasrat suporter yang tidak bisa menyaksikan jalannya laga di dalam stadion karena kehabisan tiket.

"Pastinya kita di luar nanti akan ada layar lebar, disediakan bagi teman-teman yang masih di luar stadion agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Wakil Ketua Panpel PSIS, Pujianto, saat menggelar jumpa pers di Mes PSIS, Kota Semarang, Kamis (23/5/2019). 

Sementara itu, Panpel PSIS akan menaikan harga tiket dua kali lipat dari biasanya pada laga kontra Persija Jakarta nanto. Kenaikan harga tiket itu paling menonjol terjadi di bagian tribune VVIP dan VIP.

Pujianto menyebutkan untuk laga melawan Persija, tiket di tribune A dan B atau VVIP dibanderol dengan harga Rp200.000 per lembar atau naik sekitar 100% dari harga biasanya, yakni Rp100.000 per lembar.

Sementara untuk tiket di tribune VIP atau C naik sekitar 110% dari Rp75.000 menjadi Rp175.000 per lembar. Sedangkan untuk tribune timur harga tiket menjadi Rp55.000 dan Rp45.000 untuk tribune selatan atau belakang gawang.

“Pertimbangan kenaikan harga tiket karena laga PSIS melawan Persija ini merupakan laga bigmatch, jadi dibutuhkan biaya yang lebih besar untuk menggelarnya,” ujar Pujianto.

Pujianto menambahkan dalam laga kontra Persija ini, pihaknya akan mencetak sekitar 13.000-14.000 lembar tiket. Jumlah tiket sebanyak itu termasuk yang diperuntukkan bagi suporter Persija atau yang akrab disapa The Jackmania.

“Untuk The Jackmania kami berikan kuota 2.000 tiket. Nanti, teman-teman dari The Jackmania akan kami tempatkan di tribune barat utara,” katanya.

Pujianto mengaku hanya mampu memberikan kuota 2.000 lembar tiket untuk The Jackmania. Hal itu dikarenakan kondisi Stadion Moch Soebroto yang belum bisa menampung secara maksimal suporter.

“Stadion Moch Soebroto saat ini masih dalam taraf pembangunan. Di bagian tribune utara masih dibangun dan belum bisa digunakan. Jadi kita tidak bisa maksimal menampung suporter. Kalau itu sudah jadi, bisa menampung sekitar 4.000 an suporter,” imbuhnya.

Kendati hanya memberikan kuota yang sedikit, ia berharap suporter The Jackmania mau menjaga ketertiban selama laga berlangsung. Ia juga meminta suporter PSIS, baik Panser Biru maupun Snex Mania turut menjaga keamanan dan ketertiban, salah satunya dengan tidak menyalakan flare, tidak membawa senjata tajam ataupun minuman keras ke stadion.

“Magelang itu sudah punya Perda Miras. Jadi, kalau membawa miras tentu akan merugikan bagi suporter sendiri dan imbasnya juga bisa kepada tim. Jadi kami mohon suporter mau mentaati peraturan yang ada,” ujar Pujianto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten