Ilustrasi tidur (Pictagram)

Solopos.com, SOLO – Akhir pekan merupakan waktu terbaik untuk bersantai dan memanjakan diri. Memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat setelah sepekan berkutat dengan berbagai pekerjaan adalah hal yang tepat. Itulah sebabnya banyak orang yang memanfaatkan waktu libur di akhir pekan untuk tidur.

Tetapi, kenyataannya menghabiskan waktu di akhir pekan untuk tidur bukanlah hal yang tepat. Alih-alih sehat, tidur di akhir pekan justru tidak baik bagi kesehatan. Mengapa demikian? Tidur dalam waktu cukup memang penting bagi kesehatan. Sebab, kurang tidur menyebabkan masalah kesehatan, seperti kecemasan, tekanan darah tinggi, masalah jantung, hingga stroke.

Meski demikian, hasil penelitian dari University of Colorado Boulder, Amerika Serikat, seperti dilansir Times of India, Sabtu (30/3/2019), menunjukkan, tidur di akhir pekan memicu berbagai penyakit. Penelitian ini dilakukan terhadap sejumlah orang yang dibagi dalam tiga kelompok.

Kelompok pertama diminta tidur sembilan jam setiap malam. Kelompok kedua tidur selama lima jam setiap malam. Kelompok ketiga diminta tidur lima jam selama lima malam, dan lebih malam di akhir pekan.

Hasil penelitian itu menunjukkan peserta di kelompok dua dan tiga jelas tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup. Hal ini menyebabkan kenaikan berat badan. Sedangkan peserta kelompok ketiga mendapatkan waktu tidur yang cukup di akhir pekan tetap saja mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan oleh konsumsi makanan berlebihan akibat kurangnya waktu tidur. Selain itu, berat badan juga meningkat akibat durasi tidur yang lama di akhir pekan.

Penelitian itu menunjukkan tambahan waktu tidur di akhir pekan juga berefek besar pada jantung. Hal ini terjadi karena tubuh harus menyesuaikan ritme sirkadian atau siklus tidur. Jadi, pimpinan penelitian itu, Christopher Depner, menegaskan, tidur di akhir pekan bukan cara efektif untuk mengobati kurangnya waktu tidur di hari kerja.

Lantas, apa yang harus dilakukan untuk mengganti kurangnya waktu tidur? National Sleep Foundation menyarankan, cara terbaik mengganti waktu tidur yang hilang adalah dengan tidur siang selama 20-30 menit di akhir pekan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten