Tim SAR mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah karena terkepung banjir di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (6/3/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Madiunpos.com, MADIUN -- Puluhan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Wisma Wisnu yang sedang mengikuti ujian sekolah terjebak di sekolahan mereka di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (6/3/2019).

Mereka baru berhasil dievakuasi oleh petugas SAR pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB.

Satu per satu pelajar SMK tersebut berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet. Mereka masih mengenakan seragam sekolah saat dievakuasi petugas.

Salah satu siswa SMK Terpadu Wisma Wisnu, Ibnu Arifin, mengatakan dirinya dievakuasi petugas saat menyelamatkan diri di salah satu rumah warga dekat sekolahan. Dia menceritakan saat itu dirinya hendak pulang dan setelah menyelesaikan ujian sekolah atau USBN.

Namun, saat hendak pulang ternyata ketinggian air mencapai 1 meter lebih. Karena takut ia bersama teman-temannya kemudian menyelamatkan diri di salah satu rumah warga.

"Ini habis ujian sekolah. Mau pulang tapi kejebak banjir," ujar dia setelah dievakuasi petugas. Ibnu menuturkan sepeda motornya pun masih tertinggal di sekolahan.

Guru SMK Terpadu Wisma Wisnu Madiun, Eka Juwita, mengatakan siswa kelas XII saat ini sedang menjalani ujian sekolah. Pada pagi hari, banjir belum sampai masuk di sekolah.

"Tadi pas berangkat airnya belum sampai sekolah. Ya sudah banjir tapi masih belum tinggi," ujar dia.

Setelah para siswa menjalani ujian, kata dia, para siswa hendak pulang. Namun, air banjir semakin naik dan masuk ke sekolah hingga mencapai 1,5 meter.

Eka menyampaikan siswa yang mengikuti ujian ada sekitar 43 orang. Jarak antara sekolah hingga ke lokasi aman yaitu sekitar 1 km.

"Saya tadi juga di rumah warga yang lokasinya tinggi. Jam 15.00 WIB, saya baru dievakuasi," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten