Habib Novel Alaydrus (Youtube)

Solopos.com, SOLO – Sehelai rambut yang diklaim milik Nabi Muhammad SAW yang dibawa Opick menuai kontroversi. Sejumlah pihak mempertanyakan keaslian rambut tersebut. Mereka agaknya sangat penasaran tentang asal-usul rambut yang diterima Opcik dari Dewan Ulama Thariqah Internasional di Turki awal pekan lalu.

Keberadaan rambut yang diklaim Milik Nabi Muhammad itu pun mendapat tanggapan dari ulama kondang, Habib Novel Alaydrus. Dia menjelaskan bahwa Opick meyakini yang disimpannya benar-benar rambut milik Nabi Muhammad.

“Itu kan Opick meyakini itu rambutnya Nabi Muhammad SAW berdasarkan riwayat yang dia peroleh. Kalau Anda, yakin enggak itu rambut Nabi Muahmmad? Kalau yakin ya dapat berkah. Kalau tidak ya tidak mendapat apa-apa,” terang Habib Novel dalam video yang diunggah di akun Instagram istri Opick, Bebi Silvana, @bebi.silvana, Sabtu (11/5/2019).

Habib Novel Alaydrus menambahkan, orang yang mempertanyakan manfaat rambut Nabi Muhammad sama sekali tidak jelas. “Lalu ada yang bertanya, manfaatnya apa? Yang tanya begini kadang enggak jelas orangnya. Rambutnya Rasul sama dengan Nabi Muhammad. Kalau ada yang menginjak rambut itu dengan niat menghina, sama saja dia menghina Nabi Muhammad,” sambung dia.

Menurut Habib Novel, siapapun yang mengagungkan rambut Nabi Muhammad, sama artinya dengan mencintai Nabi. Namun, barang siapa meremehkan rambut itu, maka sama dengan meremehkan Nabi Muhammad. Hal ini merupakan akidah dari ahlu sunnah wal jamaah, alias akidah seorang muslim.

“Muslim itu yakin, semua bagian dari tubuh Nabi Muhammad adalah Nabi Muhammad. Kalau kita lihat, sahabat tidak ada yang membiarkan sehelai rambut Nabi Muhammad jatuh ke muka bumi. Nabi Muhammad pun tidak mengizinkan rambutnya jatuh ke muka bumi. Maka, ketika Nabi Muhammad cukur, maka dia siapkan sahabat di kanan dan kiri untuk menadahi rambutnya jangan sampai jatuh ke muka bumi,” terang Habib Novel Alaydrus.

Setelah selesai cukur, Nabi Muhammad memerintahkan rambut yang dikumpulkan tadi dibagikan kepada para sahabatnya. “Nah, akhirnya turun-temurun para sahabat punya simpanan rambut Nabi Muhammad. Termasuk istri beliau,” imbuh Habib Novel Alaydrus.

Habib Novel Alaydrus menambahkan, rambut yang disimpan Opick dan diklaim milik Nabi Muhammad itu bergantung kepada orang yang meyakini. “Betul atau tidaknya rambut itu milik Nabi Muhammad, itu urusannya yang meyakini. Tapi, kalau diyakini betul wajib dimuliakan dan diagungkan,” tegas dia.

Habib Novel Alaydrus menegaskan mengagungkan dan memuliakan rambut Nabi Muhammad bukanlah perbuatan syirik. “Kamu menciumi rambut Nabi Muhammad itu enggak musyrik. Itu bentuk cinta dan keimanan,” sambung dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten