Ilustrasi penumpang kereta api. (Bisnis-Rachman)

Solopos.com, SEMARANG — Penumpang kereta api di Stasiun Tawang, Kota Semarang, terus mengalami lonjakan pada arus mudik Lebaran 2019. Bahkan, pada H-4 Lebaran atau Sabtu (1/6/2019), penumpang kereta api di salah satu stasiun terbesar di Kota Semarang itu mencapai 13.412 orang.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang, Krisbiyanto, mengatakan pada H-4 Lebaran tercatat ada sekitar 6.596 penumpang yang naik atau akan melakukan perjalanan dari Stasiun Tawang. Sementara, sekitar 6.816 penumpang di antaranya turun di Stasiun Tawang.

“Jumlah itu terbilang tinggi atau naik dibanding hari kemarin [H-5 Lebaran]. Tapi, jumlah itu masih kalah tinggi dibanding H-6 Lebaran [Kamis, 30/5/2019] atau yang kami prediksi sebagai puncak arus mudik Lebaran kali ini,” ujar Krisbiyanto kepada Semarangpos.com, Sabtu.

Kris menyebutkan pada H-6, tercatat ada sekitar 14.557 penumpang yang melakukan aktivitas di Stasiun Tawang. Dari jumlah sebanyak itu, 7.239 orang di antaranya naik dari Stasiun Tawang dan 7.318 orang turun.

“Total pada H-6 Lebaran ada sekitar 22.138 penumpang yang melakukan perjalanan kereta api dari berbagai stasiun di wilayah PT KAI Daops IV. Sementara yang turun mencapai 25.368 orang. Jumlah itu terbilang yang terbesar selama masa satgas angkutan Lebaran 2019,” imbuh Kris.

Kris menambahkan PT KAI telah menetapkan masa angkut Lebaran tahun ini selama 22 hari, yakni mulai 26 Mei-16 Juni. Selama masa angkutan Lebaran itu seluruh pegawai PT KAI disiagakan guna mendukung kelancaran arus mudik maupun balik dengan menggunakan kereta api.

Selama masa angkutan Lebaran itu, PT KAI Daops IV telah menyiapkan 16 unit lokomotif berbagai jenis, 1 set KRD ARS dan 130 unit kereta berbagai jenis.

Sementara dari sisi prasarana jalur rel, PT KAI Daops IV Semarang memiliki panjang total rel 676.210 km yang terbentang dari Stasiun Tegal hingga Stasiun Cepu dan ke arah tengah hingga Stasiun Gundih. Di sepanjang jalur rel tersebut terdapat 23 titik yang dianggap rawan banji dan longsor.

“Titik-titik yang rawan ini terus kita pantau. Alhamdulillah, cuaca pada masa mudik kali ini cukup cerah, semoga tidak ada banjir maupun longsor yang bisa mengganggu kelancaran perjalanan para pemudik,” imbuh Kris.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten