Kategori: Sukoharjo

H-1 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Sukoharjo Lengang


Solopos.com/R Bony Eko Wicaksono

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kondisi arus lalu lintas di sejumlah lokasi di wilayah Sukoharjo terpantau lengang. Kondisi ini dipengaruhi para aparatur sipil negara (ASN), dan karyawan swasta tengah cuti bersama dan larangan mudik Lebaran.

Pantauan Solopos.com, Rabu (12/5/2021), kondisi arus lalu lintas di Simpang Lima atau Proliman Sukoharjo terlihat lengang. Penumpukan kendaraan bermotor justru terjadi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di sekitar Pasar Ir.Soekarno. Area parkir pasar dipenuhi kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor.

Baca Juga: Truk Ngeblong Seruduk Motor & Warung Hik di Jalan Solo-Semarang Boyolali

Lengangnya kondisi jalan juga terpantau di Simpang Tugu Lilin yang menjadi perbatasan antara wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo. Namun demikian, petugas tetap bersiaga guna mengatur arus lalu lintas.

"Kondisi arus lalu lintas lebih lengang dibanding hari-hari sebelumnya. Mungkin hanya pengguna jalan lokal yang berbelanja kebutuhan pokok. Bisa juga karyawan swasta yang masih bekerja," kata Kepala Pospam Kartasura, AKP Banuari, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu.

Banuari menyebut peningkatan volume kendaraan bermotor terjadi sebelum penerapan larangan mudik pada 6-17 Mei. Sebagian perantau atau kaum boro memilih pulang ke kampung halaman pada awal bulan puasa. Mereka menggunakan mobil pribadi menempuh perjalanan jauh menuju tanah kelahiran.

Sejatinya, petugas telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan parah menjelang Lebaran. "Kebijakan larangan mudik sangat berpengaruh terhadap volume kendaraan bermotor. Petugas tetap disiagakan di sejumlah lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," ujar dia.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Sukoharjo, Ahmad Saryono, mengatakan sempat terjadi peningkatan volume kendaraan bermotor terjadi di dua lokasi pintu gerbang wilayah Sukoharjo menjelang penerapan larangan mudik pada 6 Mei. Kendaraan bermotor yang melewati Bundaran Kartasura meningkat sekitar 15,37 persen sedangkan Simpang Empat Bulakrejo sekitar 10,65 persen.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan 2 Motor Vs Mobil di Timur Ngarsopuro Solo

Jumlah kendaraan bermotor yang melewati Bundaran Kartasura sebanyak 46.739 unit. Kondisi serupa terjadi di Bulakrejo yakni sebanyak 43.963 unit. "Jumlah kendaraan bermotor yang melewati Bundaran Kartasura pada hari biasa 40.512 unit sedangkan Bulakrejo sekitar 39.731 unit. Artinya, volume kendaraan bermotor yang melewati pintu gerbang wilayah meningkat tajam sebelum kebijakan larangan mudik diterapkan pemerintah," kata dia.

Ahmad juga memantau volume kendaraan bermotor melalui kamera CCTV pada H-1 Lebaran. Kondisi arus lalu lintas cenderung lengang seiring cuti bersama para ASN dan karyawan swasta.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi