Guru Tampar Murid di Purwokerto Kini Jadi Tersangka

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, PURWOKERTO – Video guru menampar murid di SMK Kesatrian Purwokerto, Jawa Tengah sudah viral sejak Kamis (20/4/2018). Sebelum diproses polisi, guru bernama Lukman Setiadi itu membuat video klarifikasi. Ia minta maaf dan mempersilakan para murid membalas.

Video viral guru menampar murid mulai viral setelah diunggah di akun Instagram @lambe_turah, Kamis. Dalam video itu tampak seorang guru mengelus-elus pipi muridnya sebelum ditampar. Tak butuh waktu lama video itu viral dan mengundang kecaman. Berselang beberapa jam, pengelola @lambe_turah mengunggah video klarifikasi sang guru.

“Saya tahu, saya paham dengan apa yang saya lakukan. Saya melakukan itu dengan tujuan,” ucap Lukman dalam video tersebut. Dalam video yang dibagi menjadi empat bagian itu Lukman mengumpulkan murid-murid yang ia pukul. Ia menyebut murid-murid itu melakukan tindakan yang keterlaluan sehingga harus ditindak yakni dengan cara ditampar. Lukman menyebutnya sebagai pengingat bagi para murid.

Lukman menegaskan saat pembuatan video tersebut tak ada intimidasi kepada para murid. Perekam video bahkan diminta menanyai murid satu persatu dan semuanya mengaku tak diintimidasi. Sebelum meminta maaf Lukman mempersilakan para murid untuk membalas tindakan itu, namun tak ada yang merespons.

“Saya paham pasti ada di antara kalian yang dendam atau berkecamuk di hati mau balas dendam. Saya persilakan kalian membalas. Saya tidak akan menghindar, seperti yang kalian lakukan,” tegas Lukman yang kemudian diikuti permintaan maaf.

Lukman yang merasa sudah damai dengan murid-muridnya juga memohon orang tua murid paham dengan tujuan Lukman. Di akhir unggahan @lambe_turah ada foto polisi mendatangi SMK Kesatrian untuk mengamankan Lukman.

Berdasarkan video yang diunggah Liputan6.com, Jumat (20/4/2018), Lukman sudah diamankan di Polres Banyumas. Ada sembilan murid yang ditampar Lukman, guru komputer itu kini menjadi tersangka. “Kami mengamankan satu ponsel yang digunakan salah satu murid untuk merekam. Untuk pelaku yaitu Pak Lukman Setiadi sebagai guru komputer merupakan guru tidak tetap. Sekarang masih di polres dimintai keterangan,” ucap Kapolres Banyumas Bambang Yudantara Salamun.

Salah satu orang tua murid merasa Lukman harus dihukum. “Secara hukum saya minta seadil-adilnya, seberat-beratnya. Saya sebagai orang tua tak pernah memukul anak saya,” jelas salah satu orang tua murid, Naipah.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Gempol Klaten Raup Jutaan Rupiah dari Usaha Maggot, Masalah Sampah Pun Kelar

Warga Desa Gempol, Karanganom, Klaten, tak hanya meraup untuk menjanjikan dari usaha budidaya maggot tapi juga menyelesaikan masalah sampah.

Rumah Dibongkar, Seratusan Warga 4 RW di Semanggi Solo Dapat Bantuan Rp5 Juta

Seratusan warga empat RW di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, yang rumahnya dibongkar mendapatkan bantuan Rp5 juta.

Irjen Napoleon Disebut Lumuri Tubuh Muhammad Kece dengan Kotoran

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Wow, Desa Tawangsari Jadi Rujukan Studi Banding

Skala prioritas utama program pembangunan Desa Tawangsari berdasarkan kehendak rakyat.

Bantu Luluskan PKH, Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar Dapat Tambahan Modal Rp20 Juta

Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar yang beranggotakan para penerima bantuan PKH mendapat tambahan modal untuk pengembangan usaha.

1.954 Peserta Perebutkan 235 Formasi di Seleksi CPNS Salatiga

Sebelum menggelar tes, panitia menggelar simulasi untuk memastikan kesiapan panitia dalam menghadapi ribuan peserta.

Operasi Patuh Candi Boyolali Dimulai Senin, Pelanggar Prokes dan Lalu Lintas Jadi Sasaran

Polres Boyolali siap menggeber Operasi Patuh Candi 2021 dengan sasaran pelanggaran protokol kesehatan dan aturan lalu lintas.

Hasil Liga 1 2021-2022: Tundukkan Arema Malang 2-1, PSS Sleman Raih Poin Penuh

Arema Malang unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Johan Ahmad Alfarizi menit ke 35

Ladies, Begini Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang dan Sehat

Ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba supaya payudara tetap kencang dan sehat.

Komisi IV DPRD Sukoharjo Desak Pemkab Percepat Vaksinasi Covid-19 PelajarĀ 

Komisi IV DPRD Sukoharjo meminta Pemkab lebih aktif meminta vaksin Covid-19 untuk mempercepat vaksinasi pelajar.

2 Mitos Kepercayaan Masyarakat ini Bikin Sungai Bengawan Solo Kian Kotor

Ada sedikitnya dua mitos kepercayaan masyarakat yang membuat air Sungai Bengawan Solo kian kotor dengan buangan sampah.

Jangan Abaikan Gizi Anak Demi Generasi Emas Indonesia 2045

Kemiskinan menyebabkan orang tua tidak bisa membeli makanan yang memenuhi gizi anak.

Bekal Mantap Persis Solo Jelang Liga 2, Menang 9 Kali di Laga Uji Coba

Persis Solo memiliki bekal mantap jelang bergulirnya kompetisi Liga 2. Laskar Sambernyawa tercatat menang sembilan kali di laga uji coba dari 12 pertandingan yang dijalani.

Aksi Pegiat Lingkungan Naik Kano Membersihkan Sampah di Sungai Bengawan Solo

bentuk kepedulian serta menggugah kesadaran warga agar tidak membuang sampah di sungai

Demi Solo, Pringgo Regowo Abaikan Tawaran 4 Klub

Pringgo siap memberikan performa maksimal di musim keduanya bersama West Bandits.